Pengembangan instrumen tes hasil belajar matematika peserta didik sekolah dasar berorientasi pada berpikir tingkat tinggi

Sabina Ndiung, Mariana Jediut

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes hasil belajar matematika dengan melihat tingkat kesukaran butir soal, validitas dan reliabilitas, serta indeks daya beda butir. Penelitian ini melibatkan 30 peserta didik kelas VI SDK Wae Mata Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan. Instrumen yang dikembangkan berorientasi pada HOTS dengan bentuk tes uraian. Untuk menentukan tingkat kesukaran butir tes digunakan formula yang dikembangkan oleh Candiasa, validitas butir tes menggunakan formula Carl Pearson, koefisien reliabilitas menggunakan formula Alpha Cronbach, dan indeks daya beda butir menggunakan formula Ferguson. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh (1) tingkat kesukaran butir pada kategori sedang; (2) terdapat 5 butir yang valid sedangkan 2 butir lainnya direvisi; (3) koefisien reliabilitasnya 0,79 pada kategori tinggi; dan (4) indeks daya beda butir semuanya berkategori baik. Dengan demikian instrumen yang dikembangkan yang berorientasi pada HOTS ini dapat diandalkan dan dapat digunakan sebagai instrumen pengumpulan data penelitian

Keywords


Berpikir tingkat tinggi; Instrumen tes; Hasil belajar matematika; Pengembangan

Full Text:

PDF

References


Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives. New York: Addison Wesley Longman, Inc.

Arends, R. I. (2013). Learning to teach (9th ed.). Copyright © by McGraw-Hill Education.

Arifin, Z., & Retnawati, H. (2017). Pengembangan instrumen pengukur higher order thinking skills matematika siswa SMA kelas X. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 98–108. https://doi.org/10.21831/pg.v12i1.14058

Bayuni, K. H., Candiasa, I. M., & Koyan, I. W. (2013). Pengembangan Tes Matematika dengan Teknik Part-Whole pada Siswa SD Kelas IV Se-Kecamatan Gianyar. E-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 3(2), 1–21.

Brookhart, S. M. (2010). How to assess higher-order thinking skills in your classroom. Alexandria: ASCD.

Candiasa, I. M. (2010). Pengujian instrumen penelitian disertai aplikasi Iteman dan Bigsteps. Singaraja: Undiksha Press.

Darminto, B. P. (2013). Improving the Ability of Students’ Mathematical Problem Solving. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains Tahun, 1(2), 101–107.

Gunawan, I., & Palupi, A. R. (2012). Revisi taksonomi Bloom ranah kognitif: kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran , dan asesmen. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 2(2), 98–117.

Hanifah, N. (2019). Pengembangan instrumen penilaian Higher Order Thinking Skill (HOTS) di sekolah dasar. Conference Series, 1(1), 1–8. Retrieved from http://ejournal.upi.edu/index.php/crecs/article/view/14286

Johar, R. (2012). Domain Soal PISA untuk Literasi Matematika. Jurnal Peluang, 1(1), 30–41.

Kemendikbud. (2017). Modul Penyusunan Higher Order Thinking Skill (HOTS). Jakarta: Direktort Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departeman Pendidikan dan Kebudayaan.

Mahirah, B. (2017). Evaluasi belajar peserta didik (siswa). Jurnal Idaarah, I(2), 257–267.

Mardapi, D., Kunaidi, & Kartowagiran, B. (2011). Pengembangan instrumen pengukur hasil belajar nirbias dan terskala baku. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 15(2), 326–341.

Ndiung, S., Dantes, N., Ardana, I. M., & Marhaeni, A. (2019). Treffinger Creative Learning Model with RME Principles on Creative Thinking Skill by Considering Numerical Ability. International Journal of Instruction, 12(3), 731–744. https://doi.org/doi:10.29333/iji.2019.12344a

Newman, I., Lim, J., & Pineda, F. (2013). Content Validity using Mixed Methods Approach : Its application and development through the use of a Table of spesifications methodoly. Journal of Mixed Methods Research, 7(3), 243–260. https://doi.org/10.1177/1558689813476922

OECD. (2013). PISA 2012 assessment and analytical framework: mathematics, reading, science, problem solving and financial literacy. German: OECD Publishing.

OECD. (2019). PISA 2018 insights and interpretations. Retrieved from https://www.oecd.org/pisa/PISA 2018 Insights and Interpretations final PDF.pdf

Pandra, V., & Mardapi, D. (2017). Development of Mathematics Achievement Test for Third Grade Students at Elementary School in Indonesia. International Electronic Journal of Mathematics Education, 12(8), 769–776.

Partnership for 21st Century learning. (2011). P21 Framework Definition. Retrieved from http://www.p21.org/our-work/p21-framework

Retnawati, H. (2017). Validitas dan reliabilitas konstruk skor tes kemampuan calon mahasiswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 23(2), 126–135.

Sari, E. F. P. (2015). Pengembangan soal matematika model PISA untuk mengetahui argumentasi siswa di sekolah menengah pertama. 124–147. Retrieved from http://ejournal.unsri.ac.id

Setianingsih, R., Sa’dijah, C., & Rahman, A. (2017). Investigating Fifth- Grade Students ’ Construction of Mathematical Knowledge through Classroom Discussion. International Electronic Journal of Matematics Education, 12(3), 383–396.

Simalango, M. M., Darmawijoyo, & Aisyah, N. (2018). Analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal PISA taun 2012 level 4, 5, dan 6 di SMPN 1 Indralaya. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(1), 43–58.

Sudaryono. (2011). Implementasi Teori Responsi Butir ( Item Response Theory ) pada Penilaian Hasil Belajar Akhir di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 17(6), 719–732.

Tryanasari, D., Aprilia, S., & Cahya, W. A. (2017). Pembelajaran literasi di SDN Rejosari 1 kecamatan Kawedan kabupaten Magetan. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 7(2), 173–179. https://doi.org/10.25273/pe.v7i2.1641

Van De Walle, J. A. (2013). Elementary and Middle School Mathematics: Teaching Development (8th ed.). Pearson Education, Inc.

Yani, A., Asri, A. F., & Burhan, A. (2013). Analisis tingkat kesukaran, daya pembeda, dan fungsi distraktor soal ujian semester ganjil. E-Journal Universitas Sriwijaya, 98–115.

Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen peelitian kuantitatif. Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17–23.

Yuwono, A. (2016). Problem solving dalam pembelajaran matematika. Union: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 6–7.


Article Metrics

Abstract has been read : 932 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/pe.v10i1.6274

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran


Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran published by UNIVERSITAS PGRI MADIUN.

View Premiere Educandum Stats