Profil Berpikir Kreatif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Kontekstual Berdasarkan Perbedaan Tipe Kepribadian Introvert dan Ekstrovert

Selvia Desi Ekayana, Didik Hermanto, Moh Affaf

Abstract


This research is a qualitative descriptive study. The research subjects consisted of female students with introverted personality and female students with extrovert personality. The instruments used in this study consisted of a personality test instrument, interview guidelines, and problem solving tasks (TPM). Data collection was carried out by means of contextual problem solving task-based interviews. The data validity test was conducted by means of time triangulation. The data analysis used refers to the 3 flows of data analysis from Milles & Huberman, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study can be concluded as follows. Introverted students mentioned all the information contained in the questions correctly in a halting voice, while extrovert students mentioned all the information contained in the questions correctly and smoothly. The two students solved the questions in two ways even though the methods used were routine procedures that were commonly used by students. In re-examining the results obtained, the two students matched the results obtained with the steps in one method with another method.


Keywords


creative thinking;problem solving; introvert; extrovert

Full Text:

PDF

References


Agus Purnama Sari, M. S. (2017). Proses Berpikir Kreatif Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Model Wallas. Jurnal Tadris Matematika, vol:10 No:1 18-32.

Anton David Prasetiyo & Lailatul Mubarokah (2014). Berpikir Kreatif Siswa Dalam Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo, vol:2 no:1.

Bowo Setya Budhi, G. K. (2015). Berpikir Kreatif Matematika Untuk Semua. Jakarta: Erlangga

David Keirsey, M. B. (1984). Please Understand Me Character & Temperament Types. United States: Prometheus Nemesis Books.

Depdiknas, 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi Dasar Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliah (MA). Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbangdiknas, Jakarta.

Didik Hermanto (2020). “The Relational Thinking Process of Junior High School Students in Solving Contextual Mathematical Problems Based on Gender Diferenves”. International Journal of Innovation, Creativity and Change. www.ijjicc.net. Special Edition: Safe Communities, 2020

Hamruni, H. (2012). Strategi Belajar Mengajar dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Kontekstual. jurnal pendidikan matematika, 6 (9), 177-187

Hasratudin. (2010). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Strategi Konflik Kognitif. Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2,

Jarnawi Afgani Dahlan, D. J. (2016). Analisis Representasi Matematik Siswa Sekolah Dasar Dalam Penyelesaian Masalah Matematika Kontekstual. Jurusan Pendidikan Matematika FPMIPA.

Miles, M. B. dan Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. UI Press, Jakarta.

Mubarokah, L. (2014). Berpikir Kreatif Siswa dalam Penerapan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo jilid 2 http://jurnal.stkippgri-sidoarjo.ac.id/index.php/jpm/article/view/311

Nanda S. Pangestu, T. N. (2019). Proses Berpikir Kreatif Matematis Siswa Extrovert dan Introvert SMP Kelas VIII Berdasarkan Tahapan Wallas. Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Kristen Satya Wacana.

Polya, G. 1973. How to Solve it. 2nd Ed. Princeton University Press, ISBN 0-691-08097-6.

Qomariyah, N. (2016). Profil Pemahaman Siswa SMA Dalam Menyelesaikan Masalah Persamaan Kuadrat Ditinjau Dari Perbedaan Kepribadian Ektrovert dan Intrivert. Jurnal Apotema Vol.2 No.1, 87.

Septiana Dewi,, K. L. (2019). Profil Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Pemecahan Masalah Kontekstual Berdasarkan Gaya Belajar Visual. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika.

Silver. (1997). Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika vol 2 no 7. ISSN2338-2996.

Siswandi, E. (2016). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Kontekstual Pada Materi Segiempat Berdasarkan Analisis Newman Ditinjau Dari Perbedaan Gender. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, Vol.4, No.7, hal 633-643

Soedjadi, R. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia: Konstatasi Keadaan Masa Kini Menuju Harapan Masa Depan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Suryabrata, S. (1983). Psikologi Tipe Kepribadian. Jakarta: Rajagrafindo.

Yamin, M. (2013). Peningkatan Pemecahan Masalah Matematika Kontekstual Berbasis PISA Melalui Penerapan Problem Based Learning. jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika Vol 2. no 1 93.


Article Metrics

Abstract has been read : 1559 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jems.v8i2.7605

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Edukasi Matematika dan Sains

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Eduaksi Matematika dan Sains (JEMS) terindeks oleh :

 

 


 

 

View JEMS Stats