EFEKTIVITAS PENDEKATAN QUANTUM LEARNING DAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI POLA ASUH ORANG TUASISWA SMP DI KABUPATEN MAGETANTAHUN AJARAN 2012/2013

Restu Lusiana

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Manakah pendekatan pembelajaran yang
memberikan prestasi belajar yang lebih baik, pendekatan Quantum Learning dengan metode diskusi, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan metode diskusi, atau pembelajaran langsung. (2) Manakah prestasi belajar siswa yang lebih baik, siswa yang mempunyai tipe pola asuh otoriter, demokratis, atau permisif. (3) Pada masing-masing tipe pola asuh, manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik, pendekatan Quantum Learning dengan metode diskusi, pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)dengan metode diskusi atau pembelajaran langsung. (4) Pada masing-masing pendekatan pembelajaran, manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik siswa dengan tipe pola asuh otoriter, demokratis, atau permisif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu (quasi experiment
research) dengan menggunakan desain faktorial 3x3. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri di kabupaten Magetan tahun pelajaran 2012/2013. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, angket pola asuh orang tua, dan tes ptrestasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan. Hasil Penelitian ini adalah (1) pembelajaran dengan pendekatan Quantum Learning menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan pembelajaran dengan pendekatan CTL maupun pendekatan langsung, dan pembelajaran dengan pendekatan CTL menghasilkan prestasi yang sama baik dengan pendekatan langsung. (2) Siswa dengan pola asuh orang tua otoriter menghasilkan prestasi belajar yang sama baik dengan pola asuh demokratis, siswa dengan pola asuh otoriter menghasilkan prestasi belajar yang sama baik dengan pola asuh permisif, dan siswa dengan pola asuh demokratis menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan pola asuh permisif. (3) pada masing-masing tipe pola asuh orang tua otoriter, demokratis, maupun permisif, pendekatan pembelajaran Quantum Learning dengan metode diskusi menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada pendekatan pembelajaran CTL dengan metode diskusi maupun penggunaan pendekatan langsung, dan pendekatan pembelajaran CTL dengan metode diskusi menghasilkan prestasi belajar yang sama baik dengan pendekatan langsung. (4) pada masingmasing pendekatan pembelajaran Quantum Learning, CTL,
maupun pembelajaran langsung, siswa dengan pola asuh orang tua otoriter memberikan prestasi sama baik dengan siswa dengan pola asuh orang tua demokratis, siswa dengan pola asuh orang tua otoriter memberikan prestasi sama baik dengan siswa dengan pola asuh orang tua permisif, dan siswa dengan pola asuh orang tua demokratis memberikan prestasi lebih baik daripada siswa dengan pola asuh orang tua permisif


Keywords


Quantum Learning; Contextual Teaching and Learning (CTL); Pola Asuh Orang Tua; Prestasi Belajar Matematika

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract has been read : 223 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jems.v1i2.126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Edukasi Matematika dan Sains



Jurnal Eduaksi Matematika dan Sains (JEMS) terindeks oleh :

 

 


 

 

View JEMS Stats