Pengembangan media animasi Flash untuk meningkatkan critical thinking skill Remaja melawan hoaks

Ulfa Amalia, Erlin Fitria, Irma Handayani

Abstract


Peredaran berbagai informasi di dunia maya sangat beragam. Remaja yang cenderung aktif di media sosial memiliki resiko besar untuk terpapar hoaks. Kemudahan dalam mengakses dan menyebarkan informasi dengan bebas tanpa meninjau kebenarannya menjadi persoalan yang berpotensi untuk menimbulkan kesalahpahaman dan konflik. Karena itu, perlu upaya preventif dan interventif yang dapat dilakukan dengan memberikan pendekatan melalui edukasi dengan menggunakan media interaktif dalam lingkup layanan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media animasi flash dalam upaya meningkatkan critical thinking remaja melawan informasi hoaks. Metode penelitian dengan menggunakan R n D (research and development) mulai dari tahap perencanaan, desain, validasi ahli media dan ahli materi. Uji coba produk juga dilakukan pada kelompok terbatas untuk mendapatkan penilaian dari pengguna. Berdasarkan validasi ahli materi mendapatkan nilai 82,95% artinya sangat layak sedangkan menurut ahli media produk animasi dinilai sebesar 85,71% artinya juga sangat layak. Pada kelompok pengguna, produk mendapatkan nilai 84,40% dengan menggunakan standar penggunaan usability. Sesuai dengan hasil validasi dan penilaian maka hasil penelitian berupa animasi sebagai multimedia interaktif dianggap sangat layak untuk dapat digunakan dalam memberikan stimulasi positif bagi remaja dalam layanan informasi sebagai langkah membangun dan meningkatkan kemampuan berfikir kritis.


Abstract: The circulation of various information in cyber space is very diverse. The ease of accessing and disseminating information freely without reviewing the truth is an issue that has the potential to cause misunderstanding and conflict. Therefore, preventive and interventive efforts are needed to carry out by providing an educational approach using interactive media within the scope of information services. This study aims to produce flash animation media as an effort to improve adolescent critical thinking to fight hoax. The research method used in this study is Reseach and development starting from the planning, design, expert validation, media and material validation. Product testing is also carried out in limited groups to get ratings from users. Based on the validation of material experts, the figure is 82.96% meaning that it is very feasible. In addition, according to media experts, the figure of animation products is 85.71% which means that it is also very feasible. In the user group, the product figure is 84.40% by using the usability standard. Related to the validation results and assessment, it is implied that animation as interactive multimedia is considered very feasible to be used in providing positive stimulation for adolescents in information services as a step to build and improve critical thinking skill


Keywords


Animasi, Critical thiking skill, Hoaks, Remaja

Full Text:

PDF

References


Agustina, D. (2018). Peleburan Realitas Nyata dan Maya: Hoax Menjadi Konsumsi Masyarakat Global. Jurnal Sosiologi Agama, 12(2), 245. https://doi.org/10.14421/jsa.2018.122-04

Astini, N. K. S. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Tingkat Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura, 11(2), 13–25.

Astutik, Y. (2020). Ini Strategi Kominfo dalam Perang Lawan Virus Corona. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20200427092928-4-154594/ini-strategi-kominfo-dalam-perang-lawan-virus-corona

Aziz, Z. (2019). Fluxus Animasi Dan Komunikasi Di Era Media Baru Digital. CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 7 (1), 49. https://doi.org/10.12928/channel.v7i1.13017

Cleopatra, M., Sahrazad, S., & Wulansari, L. (2020). Peran Orang Tua dan Guru dalam Mencegah Berita “Hoax” Pada Siswa SMP. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Https://Jurnal.Unibrah.Ac.Id/Index.Php/JIWP, 6 (3), 317–322. https://doi.org/10.5281/zenodo.3737983

Desmita. (2014). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. PT.Remaja Rosdakarya.

Efendi. (2018). Revolusi Pembelajaran Berbasis Digital (Penggunaan Animasi Digital Pada Start Up Sebagai Metode Pembelajaran Siswa Belajar Aktif). Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, Dan Antropologi, 2(2), 173–182.

Fatmawati, E., & Diponegoro, U. (2019). Tantangan Literasi Informasi Bagi Generasi Muda Pada Era Post-Truth. Jurnal Perpustakaan Pertanian, 28, 57–66. https://doi.org/10.21082/jpp.v28n2.2019.p57

Hidaya, N., Qalby, N., Alaydrus, S. S., Darmayanti, A., & Salsabila, A. P. (2019). Pengaruh Media Sosial Terhadap Penyebaran Hoax Oleh Digital Pengaruh Media Sosial Terhadap Penyebaran Hoax. January.

Kusumawati, E. (2019). Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Peningkatan Pemanfaatan Bimbingan Konseling di Sekolah Pada Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Permesinan SMK Warga Surakarta Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Ilmiah Mitra Swara Ganesha, 5(2), 22–38.

Maharani, I., Fridani, L., & Akbar, Z. (2019). Efektifitas Penggunaan Media Film Bertema Pendidikan Dalam Layanan Informasi Bimbingan Klasikal. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(2), 135–146.

Masril, M., & Lubis, F. W. (2020). Analisis Penggunaan Media Sosial dan Penyebaran Hoax Di Kota Medan. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 6(1), 11–22. https://doi.org/10.31289/simbollika.v6i1.2937

Mudawamah, N. S. (2020). Perilaku Pengguna Internet : Studi Kasus Pada Mahasiswa Jurusan Perpustakaan Dan Ilmu Informasi Uin Maulana Malik Ibrahim. Jurnal Kajian Perpustakaan Dan Informasi, Vol. 4 No., 107–113.

Mustika, R. (2018). Etika Berkomunikasi Di Media Online Dalam Menangkal Hoax. Diakom : Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 43–50. https://doi.org/10.17933/diakom.v1i2.30

Nindya, N. N., Kiswantoro, A., & Hidayati, R. (2020). Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 2(2).

Nurbaya, Nursalam, N., & Arifin, J. (2016). Konstruksi Sosial Media Komunikasi Instagram Terhadap Pola Pikir Perilaku Mahasiswa Pendidikan Sosiologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 4(2), 233–242. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v4i2.505

Palupi, M. T. (2020). Hoax:Pemanfaatannya Sebagai Bahan Edukasi di Era Literasi Digital Dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda. Jurnal Skripta, 6, 54–63.

Pandanwangi, W. D., & Nuryantiningsih, F. (2017). Animasi Kartun Bertema Falsafah Jawa Sebagai Pendidikan Karakter Bagi Anak Usia Dini. REKAM: Jurnal Fotografi, Televisi, Dan Animasi, 13(1), 21. https://doi.org/10.24821/rekam.v13i1.1644

Prasetyo, A. B. (2018). Strategi Berpikir Kritis Dalam Penggunaan Media Sosial Di Kalangan Jamaah Masjid Gunungsari Indah Surabaya (Studi Deskriptif tentang kemampuan berpikir kritis para pengguna smartphone ketika menerima berita Hoax).

Pratikto, R. G., & Kristanty, S. (2018). Literasi Media Digital Generasi Z (Studi Kasus Pada Remaja Social Networking Addiction Di Jakarta). Communication, 9(2), 19. https://doi.org/10.36080/comm.v9i2.715

Pratomo, Y. (2019). APJII: Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tembus 171 Juta Jiwa. Kompas.Com. https://tekno.kompas.com/read/2019/05/16/03260037/apjii-jumlah-pengguna-internet-di-indonesia-tembus-171-juta-jiwa

Putri, N. F., Vionia, E., & Michael, T. (2020). Masyarakat Indonesia Menghadapi Penyebaran Berita Hoax Covid-19. Jurnal Ilmu Hukum, 11(1), 98–111.

Rahadi, D. R. (2017). Perilaku Pengguna Dan Informasi Hoax Di Media Sosial. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(1), 58–70. https://doi.org/10.26905/jmdk.v5i1.1342

Redhana, I. W. (2019). Mengembangkan Keterampilan Abad Ke-21 Dalam Pembelajaran Kimia. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 13(1).

Sabrina, A. R. (2019). Literasi Digital Sebagai Upaya Preventif Menanggulangi Hoax. Communicare : Journal of Communication Studies, 5(2), 31. https://doi.org/10.37535/101005220183

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Wahyuni, S., Emda, A., & Zakiyah, H. (2018). Pengaruh Penggunaan Media Animasi Pada Materi Larutan Elektrolit Dan Nonelektrolit Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa SMA. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA, 2(1), 21–28. https://doi.org/10.24815/jipi.v2i1.10743.


Article Metrics

Abstract has been read : 1527 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/counsellia.v10i2.7600

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Counsellia is Indexed By:


Counsellia Office:
Universitas PGRI Madiun
Program Studi Bimbingan dan Konseling
 

View Counsellia Stats


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.