Hubungan religiusitas, depresi, dan kecemasan Matematika Mahasiswa

Andreas Wisnu Adi Purnomo, J.T. Lobby Loekmono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara variabel religiusitas, depresi dan kecemasan matematika secara bersamaan pada mahasiswa Fakultas Teknik Informatika Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW) angkatan 2017 penerima beasiswa dari pemerintah Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini berjenis penelitian korelasional dengan jumlah responden sebanyak 34 individu. Teknik sampling yang digunakan adalah Total sampling, yaitu semua populasi dijadikan sampel. Teknik analisis yang digunakan ialah korelasi ganda dengan koefisien signifikansi Sig< 0,05  dinyatakan ada hubungan signifikan. Berdasarkan hasil analisis didapati tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel religiusitas, depresi dan kecemasan matematika secara bersamaan. Hal ini dilihat dari koefisien signifikansi korelasi berganda senilai 0,601> 0,05.

 

Abstract: This study aims to determine whether there is a significant relationship between the variables of religiosity, depression and math anxiety simultaneously in the Satya Wacana Christian University (SWCU FTI) Informatics Engineering students class of 2017 who are scholarship recipients from the Bengkayang Regency government. This research is a correlational research type with the number of respondents as many as 34 individuals. The sampling technique used was total sampling, in which all populations were sampled. The analysis technique used is multiple correlation with a significance coefficient of Sig <0.05, it is stated that there is a significant relationship. Based on the results of the analysis, it was found that there was no significant relationship between the variables of religiosity, depression and math anxiety simultaneously. This can be seen from the multiple correlation significance coefficient of 0.601> 0.05.

Keywords


Religiusitas, Depresi, dan Kecemasan Matematika

Full Text:

PDF

References


Amrai, K., Zalani, H. A., Arfai, F. S., & Sharifian, M. S. (2011). The relationship between the religious orientation and anxiety and depression of students. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 15, 613-616.

Andami, R. (2015). Hubungan Tingkat Religositas dengan Tingkat Depresi Lansia Beragama Islam di Panti Tresna Werdha Budi Mulia 4 Margaguna Jakarta Selatan. repository.uinjkt.ac.id.

Ashcraft, M. H., & Faust, M. W. (1994). Mathematics anxiety and mental arithmetic performance: An exploratory investigation. Cognition & Emotion, 8(2), 97-125.

Ayriza, R. E. I. Y.). Perkembangan Fisik dan Kognitif Masa Dewasa Awal Retrieved 5 Mei, 2020, from http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/dr-rita-eka-izzaty-spsi-msi/gperkembangan-fisik-dan-kognitif-masa-dewasa-awal.pdf

Azwar, S. (2012). Reliabilitas dan Validitas (4 ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Basri, N. A., Hong, G. C., Oon, N. L., & Kumagai, S. (2015). Islamic religiosity, depression and anxiety among muslim cancer patients. IAFOR Journal of Psychology & the Behavioral Sciences, 1(1), 1-12.

Beck, J. S. (2011). Cognitif Behavior Therapy: Basic And Beyond. (2 ed.). New York: The Guilford Press.

Carroll, M. M. (1998). Social work's conceptualization of spirituality. Social Thought, 18(2), 1-13.

Cogollo, Z., Gómez-Bustamante, E. M., Herazo, E., Oviedo, H. C., & Campo-Arias, A. (2013). Association between religiosity and depressive symptoms. Duazary, 10(1), 15-19.

Depdiknas. (2007). Rambu-Rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta.

Dirgayunita, A. (2016). Depresi: Ciri, Penyebab dan Penanganannya. Journal An-nafs: Kajian dan Penelitian Psikologi, 1(1), 1-14.

Faiz, M. (2014). Pengaruh Religositas Terhadap Tingkat Depresi, Kecemasan, Stres, Dan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Kronis Di Kota Makassar (Kajian Survei Epidemiologi Berbasis Integrasi Islam Dan Kesehatan). journal.uinalauddin.ac.id.

Fowler, J. W. (1995). Teori Perkembangan Kepercayaan (A. Cremers, Trans. 1 ed.). Yogyakarta: Kanisius.

Francis, B., Gill, J. S., Yit Han, N., Petrus, C. F., Azhar, F. L., Ahmad Sabki, Z., . . . Sulaiman, A. H. (2019). Religious coping, religiosity, depression and anxiety among medical students in a multi-religious setting. International journal of environmental research and public health, 16(2), 259.

Glock, C. Y., & Stark, R. (1970). Religion and society in tension: a publi. from the research program in the Sociology of Religion Survey Research Center, Univ. of Calif., Berkeley.

Hopko, D. R. (2003). Confirmatory factor analysis of the math anxiety rating scale–revised. Educational and psychological measurement, 63(2), 336-351.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (I. Soedjarwo, Trans.). Jakarta: Erlangga.

Jansen, K. L. (2009). Anxiety, Depression, and Students Religiosity. Mental Health, Religion, and Culture, 13(3), 267–271. doi: http://dx.doi.org/10.1080/13674670903352837

Jansen, K. L., Motley, R., & Hovey, J. (2010). Anxiety, depression and students’ religiosity. Mental Health, Religion & Culture, 13(3), 267-271.

Lupo, M. K., & Strous, R. D. (2011). Religiosity, anxiety and depression among Israeli medical students. Isr Med Assoc J, 13(10), 613-618.

Mattis, J. S. (2000). African American women’s definitions of spirituality and religiosity. Journal of black psychology, 26(1), 101-122.

Mc.Leod, J. (2016). Pengantar Konseling dan Studi Kasus (A. K. Anwar, Trans. 3 ed.). Jakarta: Prenada Media Grup.

Nelson, C. J., Rosenfeld, B., Breitbart, W., & Galietta, M. (2002). Spirituality, religion, and depression in the terminally ill. Psychosomatics, 43(3), 213-220.

Prayitno, & Amti, E. (2004). Dasar-dasar konseling: Jakarta: PTAsdi Mahasatya.

Riduwan. (2005). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan, dan Peneliti Pemula (1 ed.). Bandung: Alfabeta.

Rohmah, M. F. (2011). Hubungan Antara Tingkat Religiusitas dan Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. eprints.ums.ac.id.

Santrock, J. W. (2002). Life-Span Development, Perkembangan Masa Hidup (J. D. Achmad Chusair, Trans.). Jakarta: Erlangga.

Sari, N. A. (2017). Hubungan antara Religiusitas dengan Kecemasan terhadap Kematian pada Individu Setengah Baya Desa Randusari. repository.uksw.edu.

Shiah, Y. J., Chang, F., & Chiang, S.-K. (2015). Religion and Health: Anxiety, Religiosity, Meaning of Life and Mental Health. Springer Science & Business, 54, 35–45. doi: DOI 10.1007/s10943-013-9781-3

Sukmadinata, N. S. (2005). Metode penelitian pendidikan: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dengan PT Remaja .

Syafri, F. S. (2017). Ada Apa dengan Kecemasan Matematika? Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 1(1), 59-65.

Zakiyyah, A. (2017). Hubungan religiusitas dan persepsi siswa terhadap guru dengan kecemasan menghadapi pelajaran matematika. UIN Sunan Ampel Surabaya.


Article Metrics

Abstract has been read : 1843 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/counsellia.v10i2.6232

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Counsellia is Indexed By:


Counsellia Office:
Universitas PGRI Madiun
Program Studi Bimbingan dan Konseling
 

View Counsellia Stats


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.