Representasi Identitas Ibu Haji Melalui Modal Sosial dan Kapital Smbolik di Kabupaten Bangkalan dan Sampang

Putri Amelia, Medhy Aginta Hidayat

Abstract


Penelitian ini bertujuan menjelaskan fenomena representasi identitas ibu haji melalui modal sosial dan kapital simbolik di Kabupaten Bangkalan dan Sampang, Madura. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi.  Pada penilitian-penelitian terdahulu yang terkait dengan fenomena haji di Madura, belum banyak atau bahkan tidak ada sama sekali yang membahas secara spesifik terkait bagaimana haji perempuan merepresentasikan identitas mereka ditengah kehidupan sosial dan budaya etnis Madura.  Madura merupakan daerah dengan penganut agama Islam dengan ketaatan yang melekat menjadi jati diri. Dalam masyarakat Madura, ibadah haji dianggap sebagai ritus yang sangat penting dan menjadi cita-cita masyarakat untuk bisa melakukannya. Selain mendapat gelar haji dan penghargaan, mereka juga mendapatkan kepercayaan dan penghormatan dari masyarakat. Memiliki gelar ebhu ajjhi memberikan dampak terhadap perubahan status sosial ibu haji. Hal ini disebabkan oleh adanya modal sosial dan kapital simbolik yang dimiliki. Mereka yang sudah melaksanakan ibadah haji merepresentasikan identitas mereka dan pengalaman haji mereka kepada orang lain. Hal tersebut untuk menunjukkan penghormatan terhadap nilai- nilai dan norma agama yang terkait dengan ibadah haji. Representasi identitas ebhu Ajjhi di Bangkalan dan Sampang mencerminkan adanya hubungan yang erat antara modal sosial dan kapital simbolik, yang saling mempengaruhi dan membentuk citra diri sebagai ibu haji.


Keywords


Representasi Identitas, Modal Sosial, Kapital Simbolik, Ibu Haji, Ebhu Ajjhi

Full Text:

PDF

References


Abdullah, S. (2013). Potensi dan Kekuatan Modal Sosial dalam Suatu Komunitas. SOCIUS : Jurnal Sosiologi, 12(1), 15–20.

Agustang, A. (2018). Simbolik Haji: Studi Deskriptif Analitik pada Orang Bugis. Al-Qalam, 15(2), 317-334. http://dx.doi.org/10.31969/alq.v15i2.552

Alamsyah, F. F. (2020). Representasi, Ideologi dan Rekonstruksi Media. Al-I’lam: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(2), 92–99. http://journal.ummat.ac.id/index.php/jail/article/view/2540

Fathy, R. (2019). Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 6(1), 1-16. https://doi.org/10.22146/jps.v6i1.47463

Fitri, B. (2023). Gelar Haji sebagai Stratifikasi Sosial pada Masyarakat. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA), 6(1), 1–18. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/JISA/article/view/12962

Firdaus, M. A. (2017). Konstruksi Sosial Budaya Mengenai Haji Pada Masyarakat Madura Di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. 1–15.

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan Fenomenologi: Pengantar Praktik Penelitian dalam Ilmu Sosial dan Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 163–180. https://doi.org/10.29313/mediator.v9i1.1146

Herdiana, A. (2020). Representasi Identitas Santri di Media Sosial (Studi Pengguna Facebook Di Pondok Pesantren Darul Abror Purwokerto). Narratives of Therapists’ Lives, 1-18.

Mulyadi, M. (2011). Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif serta Pemikiran Dasar Menggabungkannya. Jurnal studi komunikasi dan media, 15(1), 128-137. https://doi.org/10.31445/jskm.2011.150106

Ningtyas, E. (2015). Pierre Bourdieu, Language and Symbolic Power. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 3(2), 154-157.

Raco, J. R (2010). Metode Penelltlan Kualitatif Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. PT Grasindo, 146. https://osf.io/mfzuj/

Rasyad, A. (2017). “Haji” Antara Kewajiban Agama Atau Sebagai Modal Sosial (Studi Pada Masyarakat Desa Suradadi Kecamatan Terara). Society, 8(2), 1–18. https://doi.org/10.20414/society.v8i2.1966

Rosyid, M. F. (2017). Habitus Haji Madura ( Studi Tentang Konstruksi Sosial Haji di Dusun Mandala Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur ). UIN Sunan Kalijaga

Santoso, T. (2020). Memahami Modal Sosial. CV Sagajawadwipa, 187.

Syahra, R. (2003). Modal Sosial: Konsep dan Aplikasi. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 5(1), 1–22. http://www.jurnalmasyarakatdanbudaya.com/index.php/jmb/article/view/256

Tunnisa, N. (2020). Pengaruh Ibadah Haji Terhadap Perubahan Perilaku Keagamaan Masyarakat di Desa Tellulimpoe Kecamatan Tellulimpoe (Doctoral Dissertation, Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai).

Wita, G., & Mursal, F. (2022). Fenomenologi dalam Kajian Sosial Sebuah Studi Tentang Konstruksi Makna Phenomenology in Social Study a Study of Meaning Construction. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora 06(2), 325-338. https://doi.org/10.22437/titian.v6i2.21211

Zainuddin, M. (2013). Haji dan Status Sosial: Studi Tentang Simbol Agama di Kalangan Masyarakat Muslim. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 15(2), 169-184. https://doi.org/10.18860/el.v15i2.2764


Article Metrics

Abstract has been read : 47 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/gulawentah.v8i2.18080

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Gulawentah: Jurnal Studi Sosial Metrics:

Office:
Pascasarjana Universitas PGRI Madiun

Jl. Setiabudi No. 85 Kota Madiun 63118
email : gulawentah@unipma.ac.id

 


web
analytics
Gulawentah My Stats