PERBEDAAN PERILAKU PROSOSIAL DAN SELF AWARENESS TERHADAP NILAI BUDAYA LOKAL JAWA DI TINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA SISWA SMA KYAI AGENG BASYARIYAH KECAMATAN DAGANGAN KABUPATEN MADIUN

Authors

  • Elza Kusumaningrum IKIP PGRI MADIUN
  • Noviyanti Kartika Dewi IKIP PGRI MADIUN

DOI:

https://doi.org/10.25273/counsellia.v6i2.1014

Abstract

Pada dasarnya siswa yang memiliki perilaku prososial yang baik akan mudah diterima di lingkungan masayarakat, memiliki perilaku prososial adalah cara meminimalisir tumbuh suburnya sikap individualis di kalangan siswa baik pada siswa laki-laki maupun perempuan. Selain itu, kesadaran diri siswa terhadap nilai budaya jawa juga perlu dipertahankan, karena remajalah yang akan mewarisi nilai lokal budaya jawa ini. Kesadaran diri penting karena memiliki kesadaran diri membuat remaja mengetahui akan kelebihan dan kekurangan masing-masing, seseorang akan mampu memahami konsep diri dan standar, nilai serta tujuan yang dimiliki seseorang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan perilaku prososial dan self awareness (kesadaran diri) terhadap nilai-nilai lokal budaya jawa di tinjau dari jenis kelamin pada siswa SMA Kyai Ageng Basyariyah Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2015/2016. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan metode deskriptif kuantitatif. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling yaitu mengambil 60 siswa. Yang terdiri dari 30 siswa perempuan dan 30 siswa laki-laki. Pengumpulan data menggunakan metode skala sikap. Dalam menganalisis data menggunakan teknik analisis uji-t.

Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Ada perbedaan perilaku prososial siswa perempuan dan laki-laki kelas X SMA Kyai Ageng Basyariyah Kecamatan Dagangan Kabupaten MadiunTahun Pelajaran 2015/2016, hal tersebut dengan ditunjukkan rhitung= 4,222>ttabel= 1,671 (2) Ada perbedaan perilaku prososial dan self awareness terhadap nilai-nilai lokal budaya jawa anatara siswa perempuan dan laki-laki SMA Kyai Ageng Basyariyah Kecamatan Dagangan Kabupaten MadiunTahun Pelajaran 2015/2016, hal tersebut dengan ditunjukkan rhitung= 4,327>ttabel= 1,671. Ini berarti ha diterima dan ho ditolak.

 

Kata Kunci : Perilaku Prososial, Self Awarenes (Kesadaran Diri),Nilai-Nilai Lokal Budaya Jawa, di Tinjau dari Jenis Kelamin

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad H. 2013. Kesadaran Diri (Self Awareness). Topic seminar (Online), (hariadimemed.blogspot.co.id/2013,diunduh pada 14 Maret 2016).

Asih G.Y & Pratiwi M.M.S. 2010. Perilaku Prososial Ditinjau dari Empati dan Kematangan Emosi. Jurnal (Online). Vol 1, No. 1. (jurnal.umk.ac.id/index.php/PSI.Diunduh pada 16 Maret 2016).

Desmita Y. 2014. Psikologi Perkembangan Peserta Disik. Bandung: PT Remaja Posdakarya.

Dewi N.K. (2013). Pengembangan Model Layanan Bimbingan Kelompok Berbasis Nilai Karakter Lokal Jawa Untuk Meningkatkan Kesadaran Diri (Self Awareness) Siswa. Tesis Tidak Diterbitkan. Semarang. Program Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang.

Gunawan, Heriati. 2010. Nilai-nilai lokal sebagai daya hidup masyarakat. Bandung: HIMPSI

Mayers D.G. 2012. Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Meihati N.I, Sukarti, & Nuh’man M.T. 2003. Hubungan Antara Perilaku Prososial dengan Kebermaknaan Hidup Pada Remaja. Jurnal (Online). Vol.1, No.1. (www.eprints.ac.id. Diunduh pada 20 maret 2016).

Prasetyo M.N. 2014. Membangun Self Awareness. Artikel (Online). (www.m.wikipedia.org. diunduh pada 21 maret 2016)

Rachim R.L. & Nashori H.F. 2007. Nilai Budaya Jawa dan Perilaku Nakal Remaja Jawa. Jurnal (Online). Vol.9, No.1. (https://publikasiilmiah.ums.ac.id.diunduh pada 20 Maret 2016).

Romlah, Tatiek. 2006. Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok. Malang : Universitas Negeri Malang

Sarwono W.S & Meinarno A.E. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika

Sarwono W.S. 2015. Psikologi Lintas Budaya. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Sugihastuti & Septiawan H.I. 2007. Gender dan Inferioritas Perempuan, Praktik Kritik Sastra Feminis. Yogyakart: Pustaka Pelajar.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.

________. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta

________. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Taylor S.E, Peplau L.A & Sears D.O. 2009. Psikologi Sosial, Edisi Kedua Belas. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Widyastuti Y. 2014. Psikologi Sosial. Yogyakarta: Graha Ilmu..

Downloads

Published

2017-02-09

Issue

Section

Articles