Tumpek Kandang Dan Tumpek Uduh: Kearifan Lokal Masyarakat Bali Sebagai Sumber Belajar IPS

Dewa Made Alit, Ni Luh Putu Tejawati

Abstract


Laboratorium IPS yang paling utama dan sempurna adalah masyarakat dengan segala kearifan lokalnya. Menggunakan kearifan lokal masyarakat sebagai sumber belajar IPS akan mendekatkan siswa dengan lingkungannya. Salah satu kearifan lokal masyarakat Bali adalah perayaan Tumpek Kandang dan Tumpek Uduh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bagaimana Tumpek Kandang dan Tumpek Wariga dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam bentuk studi pustaka yang diawali dengan melakukan inventarisasi judul-judul bahan pustaka yang terkait dengan tema yang sedang dikaji. Semua buku, jurnal hasil penelitian ditelaah isinya agar sesuai dengan data yang diperlukan. Data yang telah terkumpul kemudian dikelompokan sesuai dengan permasalahan yang sedang diteliti. Selanjutnya dilakukan pengolahan data dan atau pengutipan dari sumber yang digunakan untuk dijadikan temuan penelitian dan diinterpretasikan untuk mendapatkan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukan bahwa upacara Tumpek Kandang dan Tumpek Uduh dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS. Tumpek Kandang merupakan upacara yang mengandung makna rasa syukur masyarakat Bali atas karunia Tuhan akan melimpahnya hasil ternak. Tumpek uduh merupakan rasa sujud syukur masyarakat Bali atas karunia Tuhan yang telah memberikan tanaman yang subur, buah yang melimpah. Masyarakat Bali meyakini, bila tumbuhan dan hewan dijaga dan dilestarikan maka tumbuhan dan hewan juga akan memberikan kemakmuran kepada masyarakatnya.

 


Keywords


Tumpek Kandang; Tumpek Uduh; kearifan lokal; sumber belajar IPS

Full Text:

PDF

References


Atmadja, Nengah Bawa. 2014. Saraswati dan Ganesha Sebagai Simbol Paradigma Interpretativisme dan Positivisme: Visi Integral Mewujudkan Iptek dari Pembawa Musibah Menjadi Berkah Bagi Umat Manusia. Denpasar: Pustaka Larasan.

Rahmawati, B. F., & Zidni, Z. (2019). Identifikasi Permasalahan-Permasalahan dalam Pembelajaran IPS. Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan, 3(1), 1-10.

Budaarsa, K., Budiasa, K. M., & Hindu, U. (2013, October). Jenis Hewan Upakara dan Upaya Pelestariannya. In Makalah disampaikan pada seminar hewan upakara Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Denpasar (Vol. 29).

Christanto, B. J., & Liauw, F. (2020). Rumah Kebersamaan Antara Hewan Dan Manusia. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 2(1), 21-36.

Darmalaksana, W. (2020). Metode penelitian kualitatif studi pustaka dan studi lapangan. Pre-Print Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Gorda, A. N. S., & Wardani, K. D. K. A. (2020). Refleksi nilai kearifan lokal masyarakat Hindu Bali dalam pengelolaan lingkungan. Ettisal, jurnal of communication, 91-107.

Holilah, M. (2016). Kearifan ekologis budaya lokal masyarakat adat cigugur sebagai sumber belajar IPS. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 24(2), 163-178.

Kardika, I. N. (2020). Sapi Gading pada Upacara Ngerorasin (Kajian Filosofis Hindu). Sphatika: Jurnal Teologi, 10(2), 188-199.

Karima, M. K., & Ramadhani, R. (2018). Permasalahan pembelajaran IPS dan strategi jitu pemecahannya. Ittihad: Jurnal Pendidikan, 2(1), 43-53.

Payuyasa, I. N. (2017). Tumpek Uduh, Kearifan Lokal Bali untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Karakter. Jurnal Penjaminan Mutu, 3(2), 206-214.

Ristanto, R. H., Suryanda, A., Rismayati, A. I., Rimadana, A., & Datau, R. (2020). Etnobotani: Tumbuhan ritual keagamaan hindu-bali. JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 5(1), 96-105.

Pendit, N. S. (2002). Bhagavadgita. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Subagia, I. N., Suwantana, dkk. (2021). Tanaman Upakara. Nilacakra.

Sudarsana, I. B. P. (2001). Ajaran Agama Hindu, Dharma Paebatan Dharma Caruban. Denpasar, Yayasan Dharma Acarya.

Susilowati, A., & Sutama, S. (2022). Kesulitan belajar IPS pada siswa sekolah dasar: Studi pada SD Muhammadiyah Kota Bangun, Kutai Kartanegara. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia), 9(1), 31-43.

Wahyuni, N. P. S., & SP, M. (2015). Tumpek Kandang sebagai Sarana Pelestarian Ternak. In Prosiding Seminar: Local Genius dalam Perspektif Kebijakan Publik, Hukum, Manajemen, Pertanian dan Pendidikan.


Article Metrics

Abstract has been read : 384 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/gulawentah.v7i2.13880

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Gulawentah: Jurnal Studi Sosial Metrics:

Office:
Pascasarjana Universitas PGRI Madiun

Jl. Setiabudi No. 85 Kota Madiun 63118
email : gulawentah@unipma.ac.id

 


web
analytics
Gulawentah My Stats