Meneropong potensi kemunduran upaya kesetaraan gender dalam RUU Omnibus Law Ketahanan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.25273/gulawentah.v6i1.9076Keywords:
Keywords, Omnibus Bill on Family Reseilience, Women Domestification, Gender Equality.Abstract
Kesetaraan gender merupakan kondisi terjadinya keseimbangan dan keadilan antara laki-laki dan perempuan dalam banyak hal. Salah satunya adalah keadilan dan keseimbangan dalam memberikan kesempatan untuk berperan di ruang publik bagi laki-laki dan perempuan Pengesahan RUU Ketahanan Keluarga akan berpotensimemumculkan domestifikasi pada perempuan, yaitu pembatasan ruang gerak perempuan di ruang publik dan ketidakadilan pembagian ruang publik antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan analisis menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis. Analisis Wacana Kritis adalah metode kajian yang menganalisis teks dengan mangambil posisi berpihak dan mendemistifikasi bentuk-bentuk dominasi dengan melalui analisis kritis. Tujuan dari metode AWK adalah untuk membongkar bentuk-bentuk dominasi dan diskriminasi yang biasanya atas dasar gender, etnis, kelas, agama atau bahasa. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pendefinisian peran perempuan dalam RUU Ketahanan Keluarga didasarkan kepada konstruksi pemikiarn yang bias gender, sehingga menimbulkan proses domestifikasi terhadap peran perempuan. Domestifikasi peran perempaun selanjutnya akan berdampak kepada diskriminasi kepada perempuan dan lebih jauh akan menghambat upaya kesetaraan gender di Indonesia.
Downloads
References
Astuti, D. (2020). Melihat Konstruksi Gender Dalam Proses Modernisasi di Yogyakarta. Jurnal Populika, 8(1), 1-13. Retrieved from http://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/populika/index
Aswiyati, I. (2016). Peran wanita dalam menunjang perekonomian rumah tangga keluarga petani tradisional untuk penanggulangan kemiskinan di Desa Kuwil Kecamatan Kalawat. HOLISTIK, Journal Of Social and Culture. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/11188
Browne, J. (2007). The future of gender: Cambridge University Press Cambridge.
Davies, S. G. (2018). Keberagaman Gender di Indonesia: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Fakih, M. (1996). Analisis gender & transformasi sosial: Pustaka Pelajar.
Fathoni, R. S. (2020). Domestifikasi Perempuan dalam Gerakan Islam Transnasional di Indonesia 1998–2016 M. Jurnal Wanita dan Keluarga, 1(1), 1-6. doi:https://doi.org/10.22146/jwk.764
Gelgel, N. M. R. A. (2016). Perempuan Gianyar dan Belenggu Ranah Publik dan Privat. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 6(1), 173–210-173–210. Retrieved from https://ojs.unud.ac.id/index.php/kajianbali/article/view/19905
Haryatmoko, J. (2016). Critical Discourse Analysis (Analisis Wacana Kritis) Landasan Teori, Metodologi, dan Penerapan. In: Rajawali Press, Jakarta.
Hasan, A., & Matoka, U. (2016). Analisis Kesetaraan Gender Dalam Penguatan Kelembagaan Universitas Halu Oleo. JURNAL EKONOMI UHO, 1(1). Retrieved from http://ojs.uho.ac.id/index.php/JE/article/view/777
Hasanah, U., & Musyafak, N. (2017). Gender and Politics: Keterlibatan Perempuan dalam Pembangunan Politik. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(3), 409-432. Retrieved from https://journal.walisongo.ac.id/index.php/sawwa/article/view/2080
Kurniasari, D. (2021). Partisipasi dan penyerapan tenaga kerja muslimah di sektor informal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen, 2(1), 75-88. Retrieved from https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/komitmen/article/view/12517
Kurniawan, J. S., & Mulyani, R. W. P. (2018). Peranan Perempuan Dalam Sektor Domestik Dan Publik Di Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Jurnal Bumi Indonesia, 7(2). Retrieved from http://lib.geo.ugm.ac.id/ojs/index.php/jbi/article/view/1030/0
Mayanti, M. S., & Bachtiar, N. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Penawaran Wanita Menikah untuk Bekerja di Indonesia.
Monica, Y. F., & Fauziah, L. (2019). Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Kecamatan Candi. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 5(2), 217-228. doi:https://doi.org/10.21070/jkmp.v5i2.1314
Mukodi, M., & Burhanuddin, A. (2015). Domestifikasi Perempuan Samin Dalam Khasanah Masyarakat Islam Modern. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 15(2), 411-430. doi:https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v15i2.271
Nofianti, L. (2016). Perempuan di sektor publik. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender, 15(1), 51-61. Retrieved from http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/marwah/article/view/2635/0
Nugroho, R. N. (2008). Gender dan strategi pengarus-utamaannya di Indonesia: Pustaka Pelajar.
Perempuan, K. P. (2018). Profil anak indonesia 2018. Jakarta (ID): KPPA.
Purtojo, L. R. (2007). Menyeimbangkan peran publik dan peran domestik (Suatu Konsekuensi atas Peran Ganda yang Dipilih oleh Perempuan). Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi. doi:https://doi.org/10.23917/indigenous.v0i0.4547
Sukesi, K. (2009). Bias Gender Dalam Pekerjaan Rumah Tangga Domestik Dan Buruh Migran. Jurnal Analisis Sosial, 105-124.
Usman, S. (1998). Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat: Pustaka Pelajar.