Motif Calon Legislatif Dalam Menentukan Partai Politik Pilihannya: Calon Legislatif Partai Politik Non-Parlemen

Bobby J Yuri, Tengku Rika Valentina, Asrinaldi Asrinaldi

Abstract


Penelitian ini membahas mengenai motif dari calon legislatif dalam pencalonannya di Pemilu Tahun 2024. Masih banyak ditemukan calon legislatif yang maju dari partai politik non-parlemen yang secara historis tidak dapat meraih suara yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan apa motif yang mendasari calon legislatif memilih partai politiknya. Ada tiga indikator dalam menentukan keputusan menurut Verba dan Schlozman yakni 1) sumber daya, 2) keterlibatan, dan 3) mobilisasi. Peneliti mewawancarai secara mendalam calon legislatif yang bertahan di partai politik lamanya. Ditemukan bahwa para calon legislatif ini tidak memiliki pilihan lain untuk pindah partai. Kondisi ini dipengaruhi dengan kaderisasi partai politik yang buruk.


Keywords


sosial; politik; perilaku

Full Text:

PDF

References


Aji, M. P., & Indrawan, J. (2020). Hambatan dan Tantangan Partai Politik: Persiapan Menuju Pemilihan Umum 2024. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 8(2), 214–229. https://doi.org/https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v8i2.4235

Aminuddin, M. F., & Ramadlan, Moh. F. S. (2015). Match-All Party: Pragmatisme Politik dan Munculnya Spesies Baru Partai Politik di Indonesia Pasca Pemilu 2009. Jurnal Politik, 1(1), 39–74. https://doi.org/10.7454/jp.v1i1.9

Arriola, L. R., Choi, D. D., Davis, J. M., Phillips, M. L., & Rakner, L. (2022). Paying to party: Candidate resources and party switching in new democracies. Party Politics, 28(3), 507–520. https://doi.org/10.1177/1354068821989563

Artada, Y. (2023, May 13). Gagal Paham Etika Politik, Kader Kutu Loncat Dinilai Hanya Mengejar Kekuasaan. Jpnn.Com. https://m.jpnn.com/news/gagal-paham-etika-politik-kader-kutu-loncat-dinilai-hanya-mengejar-kekuasaan#google_vignette

BBC. (2023, May 13). Pemilu 2024 bertabur caleg artis, pengamat: “Kemampuan mereka nyanyi, main film, ngelawak, baik. Tapi kapasitas sebagai legislator kurang.” Bbc.Com. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c51lqn7ndllo

Bob-Milliar, G. M. (2012). Political party activism in Ghana: factors influencing the decision of the politically active to join a political party. Democratization, 19(4), 668–689. https://doi.org/10.1080/13510347.2011.605998

Budiardjo, M. (2008). Dasar Dasar Ilmu Politik (Edisi Revisi). Gramedia Pustaka Utama.

Budiastrawan, I. P. A. (2023, May 1). Banyak Parpol Sulit Dapat Caleg gegara Faktor Materi. Detik.Com. https://www.detik.com/bali/berita/d-6698888/banyak-parpol-sulit-dapat-caleg-gegara-faktor-materi

Farisa, F. C. (2022, December 13). 9 Partai Politik Boleh Pakai Nomor Urut Lama pada Pemilu 2024, Ini Rinciannya. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2022/12/13/16221641/9-partai-politik-boleh-pakai-nomor-urut-lama-pada-pemilu-2024-ini-rinciannya

Gustien, E. (2023, November 6). Surat PAW Kasir Perlu Ditelusuri di DPRD Riau. Goriau.Com. https://www.goriau.com/berita/baca/surat-paw-kasir-perlu-ditelusuri-di-dprd-riau.html

Hangartner, D., Ruiz, N., & Tukiainen, J. (2019). Open or Closed? How List Type Affects Electoral Performance, Candidate Selection, and Campaign Effort. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3418767

Hidayaturrahman, M., Ngarawula, B., & Sadhana, K. (2022). Political investors: Political elite oligarchy and mastery of regional resources in Indonesia. Asian Journal of Comparative Politics, 7(2), 269–281. https://doi.org/10.1177/2057891120917213

Iman. (2023, September 9). Cara Instan Parpol Mendulang Suara. Rri.Co.Id. https://www.rri.co.id/indepth/199/caleg-artis-jurus-instan-parpol-mendulang-suara?utm_source=indepth_widget&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Jati, W. R. (2014). Historisitas Politik Perempuan Indonesia. Paramita: Historical Studies Journal, 24(2). https://doi.org/10.15294/paramita.v24i2.3123

Kiftiyah, A. (2019). Perempuan dalam Partisipasi Politik di Indonesia. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender Dan Anak, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i1.2859

Negara, S. H. M., & Sardini, N. H. (2020). Perilaku ‘Lompat Pagar’ Politisi Menjelang Pemilu Legislatif 2014 Di Jawa Tengah. Journal of Politic and Government Studies, 9(2). https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/27335

Prabowo, E., Hidayat, D. R., Sugiana, D., & Aly, B. (2020). Money Politics vs. Political Cost; Enforcing and Honest Democracy. Journal of Social and Political Sciences, 3(1). https://ssrn.com/abstract=3527438

Pradana, M. Y. A. (2020). Elite Rationality, Traditions and Pragmatic Politicians. JPPOL: Journal of Politics and Policy, 2(2). https://jppol.ub.ac.id/index.php/jppol/article/view/29

Priandi, R., & Roisah, K. (2019). Upaya Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan dalam Pemilihan Umum di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 106. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i1.106-116

Putra, S. Y. (2023, October 1). Terdaftar di DCS Hanura, Anggota DPRD Riau Kasir Pindah Nyaleg ke PKB. Beritasatu.Com. https://www.beritasatu.com/network/cakaplah/28929/terdaftar-di-dcs-hanura-anggota-dprd-riau-kasir-pindah-nyaleg-ke-pkb

Rayda, N. (2023a, October 29). Why political party-hopping is rampant in Indonesia and can anything be done about it. Channelnewsasia.Com. https://www.channelnewsasia.com/asia/indonesia-election-party-hopping-politicians-3877516

Rayda, N. (2023b, December 7). Alasan mengapa fenomena politisi “kutu loncat” marak di Indonesia. Channelnewsasia.Com. https://www.channelnewsasia.com/indonesia/indonesia-pemilu-alasan-ada-fenomena-politisi-kutu-loncat-yang-pindah-pindah-partai-3972176

Saragih, A. (2023, May 31). Pemilu Proporsional Terbuka dan Politisi Kutu Loncat. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2023/05/31/13412751/pemilu-proporsional-terbuka-dan-politisi-kutu-loncat?page=all

Sultan, W. F., Tamma, S., & Yunus, A. (2022). Perbandingan Verifikasi Peserta Pemilu Tahun 2019 dan 2024. Palita: Journal of Social Religion Research, 7(2), 152–166. https://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/palita/article/view/3080

Surbakti, R. (2013). Memahami Ilmu Politik (D. Herfan & A. Fajar, Eds.). Grasindo.

Vidiani, Y. R. (2023, October 3). Nyaleg DPRD Riau Lagi, Kasir ST Pindah Dari Hanura Ke PKB, Ada Apa? Riauonline.Co.Id. https://www.riauonline.co.id/kota-pekanbaru/read/2023/10/03/nyaleg-dprd-riau-lagi-kasir-st-pindah-dari-hanura-ke-pkb-ada-apa

Waku, F. (2022, December 13). Nomor Urut Parpol Parlemen Boleh Tak Berubah, PPP: Kami Memilih Diundi. Tribunnews.Com. https://www.tribunnews.com/mata-lokal-memilih/2022/12/13/nomor-urut-parpol-parlemen-boleh-tak-berubah-ppp-kami-memilih-diundi

Wiryono, S., & Setuningsih, N. (2023, May 25). Kritik Parpol Prioritaskan Artis Jadi Bacaleg, Populi Center Sebut Harusnya Dilihat dari Kapasitas. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2023/05/25/06093751/kritik-parpol-prioritaskan-artis-jadi-bacaleg-populi-center-sebut-harusnya


Article Metrics

Abstract has been read : 136 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/gulawentah.v8i2.19083

Refbacks



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Gulawentah: Jurnal Studi Sosial Metrics:

Office:
Pascasarjana Universitas PGRI Madiun

Jl. Setiabudi No. 85 Kota Madiun 63118
email : gulawentah@unipma.ac.id

 


web
analytics
Gulawentah My Stats