Collaborative Governance dalam Pengelolaan Pariwisata Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung

Dina Gustia Ningsih, Roni Ekha Putera, Yoserizal Yoserizal

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung yang meliputi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemerintah Kabupaten Sijunjung (Bappeda) dengan LPPM Unand, BCA, serta Pokdarwis Nagari Silokek dalam rangka pengembangan sumber daya manusia dalam mengelola pariwisata geopark silokek sehingga dapat dikenal dan menjadi wisata unggulan yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh Geopark Silokek berhasil meraih penghargaan sebagai geopark nasional pada tahun 2018. Sehingga Geopark Silokek dilirik oleh berbagai pihak dan memudahkan menjalin kolaborasi pengelolaan pariwisata Geopark Silokek. Hal yang utama dilakukan tentunya dalam pengembangan SDM yang ada di Nagari Silokek dan juga pengelolaan infrastruktur yang ada di objek wisata Nagari Silokek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi sumber. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance yang dikemukakan oleh Crish Ansell dan Alison Gash. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi dalam pengelolaan pariwisata geopark silokek di Kabupaten Sijunjung dilakukan cukup baik seperti sebuah alur proses yaitu pada kondisi awal ada ketidakseimbangan sumber daya. Kemudian Pemerintah melakukan kolaborasi dalam Perencanaan penyusunan dokumen Master Plan Geopark Silokek antara Bappeda dengan LPPM Unand. Kemudian bentuk dari kepemimpinan yang fasilitatif berupaya menjalin kerjasama melalui surat perjanjian kerjasama dengan berbagai pihak yaitu BCA, dan juga himbauan untuk berkolaborasi kepada Dinas yang ada di Sijunjung dalam penelitian ini yaitu Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta juga menjalin kolaborasi dengan Pokdarwis Nagari Silokek. Dalam desain lembaga tersebut semua elemen ikut berpartisipasi. Proses kolaborasi berjalan dengan baik dan memperoleh hasil sementara dengan terbinanya kelompok sadar wisata dan meningkatnya jumlah kunjungan wisata serta indahnya kawasan wisata Geopark Silokek dan menerima berbagai penghargaan dari nasional. Namun masih terdapat kekurangan dimana masyarakat tidak dilibatkan dalam penetapan kebijakan dan dari segi pokdarwis perlu dibina sampai benar-benar mandiri.


Keywords


kolaborasi; pariwisata; geopark silokek

Full Text:

PDF

References


Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of public administration research and theory, 18(4), 543-571. https://academic.oup.com/jpart/article-abstract/18/4/543/1090370

Apriadi, D. W., Meiji, N. H. P., Widianto, A. A., & Pebrianto, M. (2022). Identifikasi Pengelolaan Wisata Desa Keboireng, Kabupaten Tulungangung Melalui Perspektif Pariwisata Berkelanjutan. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 7(2), 168-177. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/gulawentah/article/view/13400

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Fauzan, A. S. (2023). Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Nagari Silokek Pada Kawasan Geopark Ranah Minang Silokek Di Kabupaten Sijunjung Universitas Andalas]. http://scholar.unand.ac.id/124958/

Fifi, A. (2021). Collaborative Governance dalam Pengelolaan Komoditi Kakao Nagari Salayo Kabupaten Solok Universitas Andalas]. http://scholar.unand.ac.id/94839/

Peraturan Daerah Kabupaten Sijunjung No 2 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021-2026.

Potensi Sijunjung yang Luar Biasa dikutip dari https://patronnews.co.id (25/09/2020).

Pradana, R. R., & Hilman, Y. A. (2020). Kemitraan Pemerintah Desa Mendak dan Perhutani dalam Pengelolaan Pariwisata. Jurnal Studi Sosial, 4, 68-76.

Putri, S. M. (2019). Kolaborasi Pengembangan Kawasan Geopark Dalam Mewujudkan Destinasi Pariwisata Berkelas Dunia Di Provinsi Jawa Barat. Responsive, 2(2), 33-39. http://jurnal.unpad.ac.id/responsive/article/view/23053

Rozikin, M. (2019). Kolaborasi Antar Stakeholders Penta Helix Dalam Pengembangan Kota Kreatif (Studi di Kota Malang). Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan, 2(2), 49-57. https://jurnalpangriptav3.malangkota.go.id/pangripta/article/view/66

Sukamto, S., & Hanif, M. (2022). Dampak pengembangan rest area dan swa foto Desa Tugurejo (Java Paradise Area) terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat dan potensinya sebagai sumber belajar IPS Sekolah Dasar. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 7(1), 13-24. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/gulawentah/article/view/12091

SK. Gub. No. 556-4-2022 dan SK. Bupati. No. 188. 45/ 270/ KPTS. BPT/ 2021

UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan


Article Metrics

Abstract has been read : 172 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/gulawentah.v8i2.15861

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Gulawentah: Jurnal Studi Sosial Metrics:

Office:
Pascasarjana Universitas PGRI Madiun

Jl. Setiabudi No. 85 Kota Madiun 63118
email : gulawentah@unipma.ac.id

 


web
analytics
Gulawentah My Stats