MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL
DOI:
https://doi.org/10.25273/jcare.v8i2.8568Keywords:
social skills, traditional games, keterampilan sosial, permainan tradisionalAbstract
Abstract Early childhood education is basically education organized with the aim of facilitating the growth and development of students as a whole which emphasizes the development of all aspects of their personality. One aspect of development that must be the full attention of both teachers and parents is social development. The social aspect needs to be developed because basically every student will need help from others and will live as a social human being, but in reality there are still many students who cannot socialize with other people. The alternative to overcome these problems is to use traditional games as an alternative in improving social skills in children. The application of this traditional game will train children to interact with friends and the environment around children at school because through traditional games children will be more happy in interpreting what is taught by the teacher. This research was conducted at RA Assalam Wonorejo with descriptive qualitative research methods. The results showed that through traditional games it can help children to understand and obey the rules, children can be patient to wait their turn with other friends, and interactions between groups go well.
Abstrak Pendidikan anak usia dini pada hakikatnya adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara menyeluruh yang menekankan pada pengembangan seluruh aspek kepribadiannya. Salah satu aspek perkembangan yang harus menjadi perhatian penuh dari pihak guru maupun orang tua adalah perkembangan sosial. Aspek sosial perlu dikembangkan karena pada dasarnya setiap peserta didik akan memerlukan bantuan orang lain dan akan hidup menjadi manusia sosial, namun dalam kenyataannya masih banyak peserta didik yang tidak dapat bersosialisasi dengan orang lain. Adapun alternatif untuk mengatasi masalahmasalah tersebut adalah dengan menggunakan permainan tradisional sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan sosial pada anak. Penerapan permainan tradisional ini akan melatih anak untuk berinteraksi dengan teman dan lingkungan sekitar anak di sekolah karena melalui permainan tradisional anak akan lebih sennag dalam memaknai suatu hal yang diajarkan oleh guru. Penelitian ini dilakukan di RA Assalam Wonorejo dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui permainan tradisional dapat membantu anak untuk paham dan taat denan aturan, anak dapat sabar untuk menunggu giliran dengan teman yang lain, dan interaksi antar kelompok berjalan dengan baikÂ
Downloads
References
Dharmamulya, S. (2008). Permainan
Tradisional Jawa: Sebuah Upaya
Pelestarian, 3rd ed. Yogyakarta:
Kepel Press
Fatimah, E. (2006). Psikologi
Perkembangan Peserta Didik.
Bandung: CV. Pustaka Setia
Latifah Permatasari Fajrin, Subar
Junanto, dst. Implementasi
Pendidikan pada Anak Usia Dini.
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan
Anak Usia Dini. Vol 03, No. 02,
-82
Moleong, L. J. (2012). Metodologi
Penelitian Kualitatif. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Mulyani, Novi. 2016. Super Asyik
Permainan Tradisional Anak
Indonesia. Yogyakarta: DIVA
Press
Mutiah, D. (2012). Psikologi Bermain
Anak Usia Dini. Jakarta: Prenada
Media Group
Ni Nyoman Darminiasih, Istri Ngurah
Marhaeni. (2014). Penggunaan
Metode Bermain Permainan
Tradisional dalam Upaya
Meningkatkan Kemampuan
Berbahasa dan Sosial Emosional
Anak Kelompok B TK Sebana Sari.
E-journal Program Pascasarjana
Universitas Pendidikan Ganesha, 4.
Nurlaila. (2004). Pendidikan Anak Usia
Dini untuk Mengembangkan
Multipel Intelegensi. Dharma
Graha Group
Prastowo, A. (2012). Metode Penelitian
Kualitatif dalam Perspektif
Rancangan. Yogyakarta: Ar-Ruzz
Media
Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil
Belajar. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar
Subar Junanto, L. P. (2018). Evaluasi
Program Standar Kompetensi
Lulusan Al Quran (SKL Al
Quran) Di Jurusan Pendidikan
Islam Anak Usia Dini Fakultas
Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan
IAIN Surakarta Tahun 2017. At
Tarbawi, 1-11.
Subar Junanto, N. A. (2018). Evaluasi
Program Pembelajaran di PAUD
Inklusi dengan Model Context,
Input, Process, and Product
(CIPP). INKLUSI: Journal of
Disability Studies , 179-194.
Sujiono, Y.N. (2010). Bermain Kreatif
Berbasis Kecerdasan Jamak.
Jakarta: PT Indeks
Sukmadinata, N. S. (2015). Metode
Penelitian Pendidikan. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya.
Suwartono. (2014). Dasar-dasar
Metodologi Penelitian. Yogyakarta:
CV Andi Offset.
Downloads
Published
Issue
Section
License

JURNAL CARE by E-JOURNAL UNIVERSITAS PGRI MADIUN is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Author who publish with this journal agree to the following terms:
- Author retain copyright and grant the journal of first publication with the work simultaneously licenced under Creative Commons Atribution Licence that allows other to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Author are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author are permitted and encouraged to post their work online prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation od published work.