Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Kolam Budidaya di Daerah Sentono Menggunakan Software Pvsyst

Authors

  • Muhammad Dwi Cahyo Ramadhan Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.25273/jupiter.v6i2.10519

Keywords:

PLTS, kolam budidaya, perancangan, metode, konstruksi Ground Based

Abstract

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya merupakan alternatif pemasok energi listrik yang ramah lingkungan dan mudah didapat. Pemasokan energi listrik dapat berlangsung sepanjang hari selama matahari bersinar, hal tersebut yang membuat PLTS menjadi pilihan untuk digunakan di daerah tertentu serta dapat mengurangi biaya pengeluaran pembayaran tarif listrik. Pemasangan PLTS pada kolam budidaya menjadi inovasi baru untuk menekan biaya tagihan listrik yang disebabkan oleh beban motor listrik yang berupa kincir air, serta dapat digunakan ketika kolam budidaya tersebut tidak terjangkau oleh listrik. Metode yang digunakan berupa studi liniatur, metode diskusi, dan metode observasi yang membantu proses perancangan PLTS pada kolam budidaya. Lokasi Observasi berada di daerah Tamanmartani tepatnya di Sentono yang merupakan kolam budidaya ikan nila. Rencana pemasangan PLTS pada kolam budidaya tersebut dilakukan tiga opsi dengan beban berbeda. Opsi satu yang menggunakan semua beban yang diperlukan dengan total energi yang dikonsumsi selama satu hari sebesar 110,54 kWh, sistem yang digunakan berupa On Gid. Opsi dua dengan beban yang kecil diantaranya satu kincir air kecil dan lima buah lampu dengan energi total perhari sebesar 11,540 kWh, sistem yang digunakan berupa Off Grid. Opsi tiga dengan beban satu kincir air besar dan 5 buah lampu dengan energi total perhari sebesar 22,540 kWh, sistem yang digunakan berupa Off Grid. Perancangan PLTS pada kolam budidaya ini membutuhkan beberapa komponen diantaranya panel surya, inverter, baterai, dan SCC yang detailnya dapat dilihat pada tabel 2. Tipe konstruksi terbaik yaitu Ground Based yang dimana panel surya diletakkan di tanah kosong karena penggunaan solar panel yang cukup banyak sehingga tidak memungkinkan jika diletakkan pada atap.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

29-09-2021

Issue

Section

Articles