PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS ACTIVE LEARNING BAGI KELOMPOK GURU SMP TA’MIRUL ISLAM SURAKARTA

Anwari Adi Nugroho, Nur Rokhimah Hanik, Tri Wiharti

Abstract


Abstract. A team of biology education department Univet Bantara Sukoharjo has conducted active learning module training for teachers at Ta'mirul Islam Junior High School Surakarta. The purpose of the training was 1) To provide an understanding of the active learning-based modules 2) To provide training in developing active learning modules. The method used was lecture and question and answer, as well as guidance on the preparation of active learning based modules. Training activities begin with pretest and delivery of materials by seminar method (lecture). After the seminar, training was conducted with the module by the method. The teachers then went on to complete the live teacher learning module at home for two weeks. In the following week (2nd meeting) a review and guidance for improvement take 2.5 hours (150 minutes), and the activity ends with posttest. The learning outcomes show an average score. 27.22 of scale 100. The score indicates that the understanding of the learning module of the active learning module is still low and necessary. The average posted result is 86.11 (scale 100). The pretest-postest rate for each participant results in more than 25%, which means that the increase from pretest to posttest meets the target. Training products assemble teaching modules as well. Obtaining a score of assessment of 4 teaching modules from teacher training result that is more than 70 (scale 100) which have fulfilled target minimum score 70 (scale 100).

Keywords: active learning, module, teachers

 

Abstrak. Tim pengabdian kepada masyarakat prodi pendidikan biologi Univet Bantara Sukoharjo telah melaksanakan pelatihan penyusunan modul berbasis active learning bagi guru-guru di SMP Ta’mirul Islam Surakarta. Tujuan dari abdimas adalah 1) Untuk memberikan pemahaman tentang modul berbasis active learning dan 2) Untuk memberikan pelatihan dalam penyusunan modul berbasis active learning. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab, serta bimbingan praktek penyusunan modul berbasis active learning. Kegiatan pelatihan diawali dengan pretes dan penyampaian materi dengan metode seminar (ceramah). Setelah kegiatan seminar, dilaksanakan pelatihan penyusunan modul dengan metode workshop. Guru kemudian melanjutkan penyelesaian  modul berbasis active learning guru di rumah selama 2 minggu. Pada minggu berikutnya (pertemuan PPM ke 2)  dilakukan review dan bimbingan perbaikan selama 2,5 jam (150 menit) dan kegiatan diakhiri dengan posttest. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata skor pretes sebesar 27,22 dari skala 100. Skor tersebut menunjukkan pemahaman tentang penyusunan modul ajar berbasis active learning masih rendah dan perlu adanya pelatihan penyusunan modul ajar berbasis active learning. Hasil rata-rata postes yaitu sebesar 86,11 (skala 100). Sedangkan peningkatan skor pretes-postes setiap peserta diperoleh hasil lebih dari 25% yang berarti peningkatan dari pretes ke postes sudah memenuhi target. Produk pelatihan penyusunan modul ajar juga dinilai. Perolehan skor penilaian 4 modul ajar dari guru hasil pelatihan yaitu lebih dari 70 (skala 100) yang artinya sudah memenuhi target minimal skor 70 (skala 100).

Kata kunci : active learning, modul, kelompok guru

Keywords


active learning; module; teachers

Full Text:

PDF

References


Habsari, A.M., Suciati, Maridi. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Berbasis Inkuiri Terbimbing disertai Interrelationship Diagram Pada Materi Pencemaran Lingkungan untuk Memberdayakan Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Interpretasi Siswa. Inkuiri: Jurnal Pendidikan IPA. Vol 5, No 3.

Nurjanah, A.K., Sajidan, Karyanto, P. (2016). Pengembangan Modul Biologi Berbasis Model Guided Inquiry Laboratory Pada Materi Bioteknologi. Inkuiri: Jurnal Pendidikan IPA. Vol 5, No 3.

Mulyasa, E. (2006). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung : Rosda Karya.

Musfiroh, U., Susantini, E., dan Kuswanti, N. (2012). Pengembangan Modul Pembelajaran Berorientasi Guided Discovery pada Materi Sistem Peredaran Darah. Jurnal BioEdu Vol. 1/No. 2/Oktober 2012.

Prastowo, A. (2012).Panduan Kreatif MembuatBahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rohmiyati, N., Ashadi, Utomo, S.B. (2016). Pengembangan Modul Kimia Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Reaksi Oksidasi – Reduksi. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA. Vol 2, No 2.

Susilowati. (2017). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terintegrasi Nilai Islam untuk Meningkatkan Sikap dan Prestasi Belajar IPA Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA. Vol 3, No 1.


Article Metrics

Abstract has been read : 16 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jta.v3i1.2163

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Terapan Abdimas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
Jurnal Terapan Abdimas by http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JTA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


View JTA Stats