Pengaruh circulated flow of hydrotherapy terhadap kelelahan kaki

Donny Setiawan

Abstract


Kelelahan merupakan kondisi yang dialami atlet pasca latihan atau pertandingan. Kelelahan disebabkan kandungan asam laktat yang berlebihan dalam sel tubuh. Hal ini dapat menganggu performa atlet dalam latihan atau pertandingan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh circulated flow of hydrotherapy terhadap kelelahan kaki. Penelitian dilakukan dengan eksperimen menggunakan 3 subyek uji dengan kondisi biometrik yang relatif sama. Perlakuan hydrotherapy diberikan dengan penambahan sirkulasi aliran air yang diharapkan memiliki efek pijat di permukaan tubuh. Temperatur air divariasikan sebesar 25, 30 dan 40oC. Laju aliran air divariasikan sebesar 0 (air diam); 0.25 dan 0.50 liter/detik. Subyek uji melakukan aktivitas di atas treadmill selama 10 menit. Pengukuran dilakukan untuk kadar asam laktat dan tekanan darah subyek uji menggunakan alat ukur digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa circulated flow of hydrotherapy berpengaruh terhadap kelelahan kaki. Pengaruhnya terlihat pada kadar asam laktat yang lebih kecil. Semakin besar laju aliran air maka kadar asam laktat cenderung semakin besar. Suhu air yang lebih besar juga menghasilkan kadar asam laktat yang lebih kecil.

Keywords


hydroterapy; sirkulasi; asam laktat; tekanan darah

Full Text:

PDF

References


Arovah, N. I. (2010). Masase dan Prestasi Atlet. Jurnal Olahraga Prestasi, 6(2), 116–122.

B. L. Momberg, Q. L. & L. C. (2008). Accelerated Hydrotherapy and Land-Based Rehabilitation in Soccer Players After Anterior Cruciate Ligament Reconstruction: A Series of Three Single Subject Case Studies. SAJSM, 20(4), 109–114.

Boozer, P. M. (2016). Effectiveness of Traditional Land-Based Therapy vs Aquatic-Based Therapy after ACL Reconstruction, All Graduate Plan B and other. All Graduate Plan B and Other Reports, 797.

Danardono, H. (2013). Perbedaan Pengaruh Jenis Recovery Aktif Corstability, dan Pasif, Sesudah Latihan Maksimum Terhadap Penurunan Kadar Asam Laktat Ditinjau dari Indeks Massa Tubuh (Studi Eksperimen pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Uni. Surakarta.

F. Bieuzen, C. M. Bleakley, J. T. C. (2013). Contrast Water Therapy and Exercise Induced Muscle Damage: A Systematic Review and Meta- Analysis. Plos One, 8, 1–15.

I. E. Dilianti, E. Candrawati, R. C. A. W. (2017). Efektivitas Hidroterapi Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Panti Wreda Al- Islah Malang. Nursing News, 2(3), 193–206.

J. Ślaga, M. Gizińska, R. Rutkowski, P. Rąglewska, Š. Balkó, A. S.-L. (2018). Using Hydrotherapy at Different Temperatures for Promoting Recovery in Professional Athletes. Trends in Sport Sciences 2(25):, 2(25), 57–67.

J. Stanley, M. Buchheit, J. M. P. (2011). The Effect of Post-Exercise Hydrotherapy on Subsequent Exercise Performance and Heart Rate Variability. Arbeitsphysiologie. https://doi.org/10.1007/s00421-011-2052-7

K. A. Fiscus, T. W. Kaminski, M. E. P. (2005). Changes in Lower-Leg Blood Flow During Warm-, Cold-, and Contrast-Water Therapy. Arch Phys Med Rehabil, 86, 1404–1410.

M. Mahjur, S. A. A. H. Javaheri, H. S. & N. K. Y. (2018). Effects of Hydrotherapy on Postural Control and Electromyography Parameters in Men with Chronic non-Specific Low Back Pain. Journal of Medical Research & Health Sciences, 5(5), 153–157.

M. Zarghami, E. Haghali, M. Nikbakht, R. V. (2012). (2012). The Effect of Eight Weeks Hydrotherapy Exercises on The Mental Health of Men Staffs of Bid Boland Gas Purge Company of Omidiyeh City. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 46, 5392–5396.

Organization), W. (World H. (n.d.). Definition of a Global Framework for Hydrotherapy. WHO (World Health Organization).

Permady, G. G. (2015). Pengaruh Merendam Kaki dengan Air Hangat Terhadap Kualitas Tidur Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Astanalanggar Kecamatan Losari Cirebon Jawa Barat. Jakarta.

Rivan, M. (2014). Efek Cryotherapy (Water Immersion) Terhadap Pemulihan Kelelahan Atlet Sepakbola. Yogyakarta.

Ronda, L. T & Alcázar, X. S. D. (2014). The Properties of Water and their Applications for Training. Journal of Human Kinetics, 44, 237–244.

T. J. Ellapen, H. V. Hammill, M. Swanepoel, G. L. S. (2018). The Benefits of Hydrotherapy to Patients with Spinal Cord Injuries. African Journal of Disability, 7, 1–8.

Thein, J. M & Brody, L. T. (1998). Aquatic-Based Rehabilitation and Training for the Elite Athlete. Clinical Commentary, 27(1), 32–41.

Ulhaq, S. (2015). Pengaruh Massage dan Hot Bath Terhadap Penurunan Kelelahan pada Pemain Futsal. Surakarta.

Wihandaru, Y. (2017). Respon Psikologis pada Atlet Futsal yang Mengalami Cidera ACL (Anterior Cruciate Ligament). Yogyakarta.


Article Metrics

Abstract has been read : 463 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jpos.v2i2.4985

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.