Pengaruh latihan bosu ball pistol squats dan single leg RDL with press terhadap keseimbangan atlet poomsae taekwondo

Setiyawan Setiyawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan bosu ball pistol squats dan single leg RDL with press terhadap keseimbangan atlet poomsae Taekwondo dan sebagai inovasi dan masukan untuk pelatih taekwondo dalam latihan keseimbangan pada poomsae Taekwondo. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen Two Groups Pretest-Posttest Design, dengan membagi menjadi dua kelompok, kelompok A dengan perlakuan latihan bosu ball pistol squats, sedangkan untuk kelompok B  dengan latihan single leg RDL with press. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari atlet poomsae UKM Universitas PGRI Semarang dengan total populasi 30 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan sampel yang terpilih berjumlah 16 orang atlet putra dengan pembagian sampel secara ordinal pairing. Instrumen yang digunakan adalah tes keseimbangan menggunakan Balance Measuring Instrument. Analisis data mengunakan pada penelitian ini menggunakan uji t. Hasil pengujian data menunjukkan adanya pengaruh yaitu peningkatan keseimbangan pada kelompok bosu ball pistol squats dengan peningkatan 37.97%, dengan signifikasi pada kelompok bosu ball pistol squats dengan t hitung 11.237> 2.36 (t-tabel). Hasil kelompok dengan latihan single leg RDL with press memperlihatkan peningkatan sebesar 31.21%, dengan t hitung 5.835> 2.36 (t-tabel). Metode latihan bosu ball pistol squats lebih baik daripada metode latihan single leg RDL with press dalam meningkatkan keseimbangan atlet poomsae taekwondo.

Keywords


Metode latihan; keseimbangan; taekwondo

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2002). Prosedur Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Ed. Rev. VII. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. Ed Rev VII. Jakarta: Rineka Cipta.

Bompa, T. O. (2000). Theory and Methodology for Young Champions. Champaign II: Human Kinetics.

Cholid, N. (2007). Metodologi Penelitian. Jakarta : Bumi Aksara.

Departemen Pendidikan Nasional. (2000). Pedoman dan Modul Pelatihan Kesehatan Olahraga Bagi Pelatih Olahragawan Pelajar. Jakarta : Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani.

Devi, T. (2005). Metode Melatih Teknik dan Taktik Taekwondo. FIK. UNY.

Harsono. (1988). Coaching dan aspek-aspek psikologis dalam coaching. Jakarta : Depdikbud

Setiyawan, S. (2017). Kepribadian Atlet Dan Non Atlet. Jendela Olahraga, 2 (1).

Setiyawan, S. (2017). Visi Pendidikan Jasmani Dan Olahraga. Jurnal Ilmiah Penjas, 3 (1).

Sugiyono. (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2006). Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung : Alfabeta.

Sukadiyanto. (2002). Teori dan Metodologi Melatih Fisik Petenis”. Yogyakarta : FIK-UNY.

Sukadiyanto. (2005). “Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta : FIK-UNY

Sukadiyanto. (2010). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta : FIK-UNY.

Suryadi, Y (2002). Taekwondo Poomase Tegeuk. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

The World Taekwondo Federation. (2004). Competition Rules & Interpretation. Jakarta: Komisi Perwasitan PBTI.

The World Taekwondo Federation. (2007). Poomsae Competition Rules & Interpretation. Jakarta: komisi Perwasitan PBTI.


Article Metrics

Abstract has been read : 146 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jpos.v1i2.2798

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.