OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI MELALUI PEMBERIAN MAKANAN DENGAN GIZI SEIMBANG

Putri Karlina

Abstract


Early childhood was a critical period in individual growth and development. One of the things that affects a child's growth and development was nutrition. Dense busy worked to meet the needs of life that takes up a lot of time, made someone will look for everything that was instant, practical, and fast in meeting the needs of life. Prefer to choosed children who like preservatives and artificial coloring or junk food. The purpose of this research was to study the presence or absence of the relationship between nutrition and early childhood development. This type of research is a library research with literature data collection methods, reading, researching and analyzing research data. The results of data analysis proved the importance of nutrition in the development of early childhood development.

Masa anak usia dini adalah masa kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan individu. Salah satu hal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak adalah gizi. Padatnya kesibukan pekerjaan untuk memenuhi tuntutan hidup yang menyita banyak waktu, membuat seseorang akan mencari segala sesuatu yang serba instan, praktis, dan cepat dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Akibatnya anak lebih memilih untuk mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet dan pewarna buatan atau junk food. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidak hubungan antara pengaruh gizi terhadap tumbuh kembang anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta menganalisis data penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gizi dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini.


Keywords


early childhood; nutrition; child growth and development

References


Almatsier, Sunita. (2001). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Damayanti.(2013). Makanan dan Kegiatan Sekolah Anak. Jakarta: GM.

Datin.(2019). Mengenal Program Isi Piringku melalui Semangat Hari Gizi Nasional Ke-59.Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.https://dinkes.jakarta.go.id/berita/mengenal-program-isi-piringku-melalui-semangat-hari-gizi-nasional-ke-59/. Diakses tanggal 30 Oktober 2019.

Evy.(2008). Keamanan Pangan di Sekolah Rendah.http://www.penapendidikan.com/keamanan-pangan-di-sekolah-rendah/. Diakses tanggal 3 November 2019.

Februhartanti, Judhiastuti. (2004). Amankah Makanan Jajanan AnakSekolah di Indonesia?.http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid. Diakses tanggal 3 November 2019.

Indriyani, Ratna. (2014). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia Toodler (1-3 Tahun) di Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Tahun 2014. Jurnal Kesehatan “Wiraraja Medika”. Hlm 99-107.

Insani, Wulan Nurdan ,Teni Nur Latifah. (2015). Status Gizi Anak dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 0 – 2 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tomo Kabupaten Sumedang Tahun 2013.Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia. Volume 2 No.1. Hlm 40-45.

Karyantina, Merkuria et.al.(2011).Uji Kualitatif Kandungan Formalin Pada Jajanan Anak Sekolah di kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Slamet Riyadi. Surakarta.

Mursid.(2015). Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Notoatmodjo, S. (2005).Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Permono, Hendarti. (2013). Peran Orangtua dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak untuk Membangun Karakter Anak Usia Dini. Prosiding Seminar Nasional Parenting 2013. Hlm 34-47

Ramadhani, Hastuti Putri dkk. (2017). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Anak Usia 3-5 Tahun di Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Midanutta’lim Desa Mayangan Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, Vol. 10, No. 1. Hlm 53-59.

Sugiyono.(2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suyanto.(2013). Peranan Pola Hidup Sehat Terhadap Kebugaran Jasmani. Jakarta: FIK UNY.

Tim Penyusun Depkes RI (2005). Pedoman Perbaikan gizi Anak Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.Jakarta: Depkes RI.

Toeti Soenardi. 2006. Hidup Sehat Gizi Seimbang dalam Siklus Kehidupan Manusia.Ranch Market.Penerbit PT Primamedia Pustaka. Jakarta.

Vepriaty, Neti. (2007). Surveylans Bahan Berbahaya pada Makanan di Kabupaten Kulonprogo.http://www.dinkeskabkulonprogo.org/?p=58. Diakses tanggal 3 November 2019.

Waryana. (2016). Promosi Kesehatan, Penyuluhan, dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.

Zed. (2003). A Higher Authority: Indigenous Transnationalism and Australia. Jakarta: Gramedia.


Article Metrics

Abstract has been read : 716 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


Copyright (c) 2020 Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by UNIVERSITAS PGRI MADIUN