MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL KUCING-KUCINGAN PADA ANAK KELOMPOK B TK RT 17 KEJURON KOTA MADIUN

Indrawati Indrawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B
RT 17 Kejuron melalui permainan tradisional kucing-kucingan pada aspek keseimbangan,
kecepatan dan kelincahan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom
action research) kolaboratif. Subyek penelitian kelompok B yang berjumlah 24 anak.
Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik
analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian
menunjukkan peningkatan kemampuan motorik kasar anak kelompok B dari aspek
keseimbangan pra tindakan 25.00%, siklus I menjadi 44.45% dan siklus II sebesar
83.33%. Aspek kecepatan pra tindakan sebesar 12,50%, siklus I menjadi 44.44% dan
siklus II sebesar 83.34%. Aspek kelincahan pra tindakan 8,33%, siklus I menjadi 36.16%
dan siklus II sebesar 79.17% dari jumlah anak. Secara keseluruhan kemampuan motorik
kasar anak berada dalam keadaan cukup baik sebesar 65.28% meningkat pada siklus 1
menjadi 77.62% dan meningkat pada siklus II menjadi 93.75% sehingga dari hasil tersebut
dapat dikatakan berhasil karena 75% dari jumlah anak mencapai indikator kemampuan
motorik kasar pada kriteria baik.


Keywords


Kemampuan motorik kasar; permainan tradisional kucing-kucingan

Full Text:

PDF

References


Anas Sudijono. (2010). Pengantar

Statistik Pendidikan. Jakarta:

Rineka Cipta.

Andang Ismail. (2006). Education Games

“ Menjadi Cerdas dan Ceria

dengan Permainan Educatif”.

Yogyakarta: Pilar Media.

Bambang Sujiono, dkk. (2008). Metode

Pengembangan Fisik. Jakarta:

Universitas Terbuka.

Depdikbud. (1983). Permainan AnakAnak Daerah Istimewa

Yogyakarta. Yogyakarta:

Depdikbud, Proyek Inventaris dan

Dokumentasi Kebudayaan

Daerah.

Endang Rini S. (2007). Diklat

Perkembangan Motorik.

Yogyakarta: FIK UNY.

Harun, dkk. (2009). Asesmen

Perkembangan Anak Usia Dini.

Yogyakarta: Multi Pressindo.

Elizabeth B. Hurlock. (1978).

Perkembangan Anak (alih bahasa:

Meitasari Tjandrawa). Jakarta:

Erlangga.

Pardjono. (2007). Panduan Penelitian

Tindakan Kelas. Yogyakarta:

Lemlit UNY.

Rika Dian Kurniawan. (2010).

Permainan. Diambil dari:

http://difinicinta.blogspot.com.

Diakses tanggal 5 Maret 2013.

Rochiati Wiriaatmadja. (2006).

Metode Penelitian Tindakan Kelas

untuk Meningkatkan Kinerja Guru

dan Dosen. Bandung: PT Remaja

Rosdakarya.

Samsudin. (2008). Pembelajaran Motorik

di Taman Kanak- Kanak. Jakarta:

Litera.

Slamet Suyanto. (2005).

Konsep Dasar Pendidikan Anak

Usia Dini. Jakarta. Depdiknas.

Suharsimi Arikunto. (2002). Prosedur

Penelitian Suatu Pendekatan

Praktek. Jakarta: Erlangga.

Sukadiyanto. (2010). Pengantar Teori dan

Metodologi Melatih Fisik.

Bandung: Lubuk Agung.

Sukirman Dharmamulyo, dkk. (2008).

Permainan Tradisional Jawa.

Yogyakarta: Kepel Press.

Sumantri. (2005). Model Pengembangan

Keterampilan Motorik Anak Usia

Dini. Jakarta. Depdikas.

Suwarsih Madya. (2006). Teori dan

Praktek Penelitian Tindakan.

Yogyakarta: Lembaga Penelitian

UNY.

Yudha M. Saputra. (2005). Pembelajaran

Kooperatif Untuk Meningkatkan

Keterampilan Anak TK. Jakarta:

Depdiknas.


Article Metrics

Abstract has been read : 650 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by UNIVERSITAS PGRI MADIUN