Upaya Peningkatan Hasil Belajar dalam Pembelajaran IPA Materi Gaya Magnet dengan Model Inquiry Berbantuan LKS pada Peserta Didik Kelas V SD

Deasy Nur Fitriani, Dwi Setiyadi, Ivayuni Listiani

Abstract


Berdasarkan hasil observasi awal peneliti di kelas V SD Negeri Tawangrejo 05 Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun menunjukkan masih rendahnya hasil belajar peserta pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi gaya magnet dengan menggunakan model inquiry berbantuan LKS. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian tindakan kelas ini berbentuk siklus. Dimana setiap siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi dan rekomendasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrument berupa lembar observasi keaktifan dan keterampilan peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung, sedangkan untuk mengetahui hasil belajar dari peserta didik digunakan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II yaitu pada skor keaktifan peserta didik meningkat sejumlah 21,42%, skor keterampilan peserta didik sejumlah 14,28%, dan tes hasil belajar peserta didik sejumlah 28,57%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa model inquiry dengan berbantuan LKS mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA materi gaya magnet.

 

Based on the results of preliminary observations of researchers in class V SD Negeri Tawangrejo 05 Gemarang District, Madiun shows the low learning outcomes of participants in natural science subjects. This study aims to improve student learning outcomes in science subjects' magnetic force material by using the LKS-assisted inquiry model. This research method uses classroom action research methods. This class action research procedure is in the form of a cycle. The cycle consists of five stages, namely planning, implementing action, observation, reflection, and recommendations. Data collection techniques in this study are through observation and tests. This data collection uses an instrument in the form of an observation sheet of activeness and skills of students during the learning process, while to know the learning outcomes of students using a test. The results of this study indicate an increase in student learning outcomes from cycle I to cycle II, namely the student activity score increased by 21.42%, student skills scores by 14.28%, and student learning outcomes test amounted to 28.57 %. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the inquiry model with LKS-assisted learning can improve student learning outcomes in science subjects' magnetic force material.


Keywords


Inquiry Model; Assisted by LKS; Science Learning Outcomes

Full Text:

PDF

References


Anggraini, R.,Wahyuni S., & Lesmono, A.D., ((2016). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LS) Berbasis Keterampilan Proses di SMAN 4 Jember. Jurnal Pembelajaran Fisika, 4(4),350 - 356

Aydeniz, M., Baksa, K., & Skinner, J. (2010). Understanding The Impact of an Apprenticeship-Based Scientific Research Program on High School Students’ Understanding of Scientific Inquiry. Journal of Science Education and Technology, 20(4), 403–421.doi:10.1007/s10956-010-9261-4

Dirman & Juarsih C. (2014). Penilaian dan Evaluasi. Jakarta : Rineka Cipta

Gusti, I. & Nyoman, I. (2013). Konsep Dasar IPA. Yogyakarta: Ombak Dua.

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar Bandung: Pustaka Setia.

Hisbullah & Selvi, N. (2018). Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar. Makasar: Aksara Timur

Lai, C.-L., Hwang, G.-J., & Tu, Y.-H. (2018). The effects of computer-supported self-regulation in science inquiry on learning outcomes, learning processes, and self-efficacy. Educational Technology Research and Development, 66(4), 863–892. doi:10.1007/s11423-018-9585-y

Majid, A. (2014). Strategi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Miles & Huberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia

Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press

Rusman. (2013). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer. Bandung: Alfabeta

Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana

Setyawati, T., Wasito, H., & Rahayu, T.S. (2018). Penerapan model pembelajaran inquiry untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPA dan Bahasa Indonesia Kelas 5 SD. Didaktika Dwija Indria, 6(3),100-107

Suharsimi, A. (2015). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Sulistyorini, S. & Supartono. (2007). Model Pembelajaram IPA Sekolah Dasar dan Penerapannya dalam KTSP. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Supardi. (2015). Penilaian Autentik Pembelajaran Afektif, Kognitif, dan Psikomotor (Konsep dan Aplikasi). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Suprijono, A. (2016). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suyono, & Haryanto. (2015). Implementasi Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Tanujaya, B. & Mumu, J. (2016). Penelitian Tindakan Kelas; Panduan Belajar, Mengajar, dan Meneliti. Yogyakarta: Media Akademi.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Konsep, Landasan, dan Implementasina pada KTSP. Jakarta: Prenada Media.

Wisudawati, A.W & Sulistyowati, E. (2014). Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.


Article Metrics

Abstract has been read : 167 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jems.v7i2.5293

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Edukasi Matematika dan Sains



Jurnal Eduaksi Matematika dan Sains (JEMS) terindeks oleh :

 

 


 

 

View JEMS Stats