Analisis Kesalahan dalam Mengerjakan Soal Geometri

Desi Noor Utami, B Kusmanto, Sri Adi Widodo

Abstract


Tujuan dari penelitian ini (1) untuk mengetahui persentase kesalahan konseptual yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan pertanyaan matematika pada subjek segiempat (2) untuk mengetahui persentase kesalahan prosedural yang dibuat oleh siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada subjek segiempat (3) untuk mengetahui persentase kesalahan perhitungan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada subjek segiempat (4) untuk mengetahui sebagian besar jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam memecahkan masalah matematika pada subjek segiempat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VII SMP N 9 Yogyakarta membuat kesalahan konseptual 68,98% termasuk kategori rendah, membuat kesalahan prosedur 85,16% termasuk kategori sangat tinggi, dan membuat kesalahan perhitungan 89,84% termasuk kategori sangat tinggi. Sedangkan jenis kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh siswa kelas tujuh SMP N 9 Yogyakarta dalam menyelesaikan soal matematika, subjek segiempat adalah kesalahan perhitungan, yaitu sebesar 89,84%. dengan penyebab faktor kesalahan siswa yaitu (1) siswa tidak menuliskan yang diketahui, ditanyakan, dan rumus (2) siswa kurang mampu memahami materi pelajaran yang diajarkan (3) siswa bergegas untuk mengerjakan soal.

 

The aim of this study (1) to find out the percentage of conceptual errors made by students in solving mathematical questions on the subject of quadrilateral (2) to find out the percentage of procedural errors made by students in solving mathematical problems on the subject of quadrilateral (3) to find out the percentage of calculation errors made by students in solving mathematical problems on the subject of quadrilateral (4) to find out the most types of mistakes made by students in solving mathematical problems on the subject of quadrilateral. The results of this study indicate that VII grade students of SMP N 9 Yogyakarta made a conceptual error of 68.98% including the low category, making a procedure error of 85.16% including the very high category, and made a calculation error of 89.84% including the very high category. While the most types of errors made by the seventh grade students of SMP N 9 Yogyakarta in solving mathematical questions the subject of quadrilateral is a calculation error, which is equal to 89.84%. with the cause of the student error factor viz (1) students do not write down known, asked, and formulas (2) students are less able to understand the subject matter being taught (3) tudents rush to work on the problems.


Keywords


Logical Thinking; Problem Solving; Learning Style

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, M. (2012). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau Dari Koneksi Matematis Materi Limit Fungsi. Jurnal Wacana Akademika, Vol 1 No. 2.

Arikunto, Suharsimi. 2009. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Khoiri, M. (2014). Pemahaman siswa pada konsep segiempat berdasarkan teori van Hiele. Prosiding Seminar Nasional Matematika. Malang: Universitas Jember, (pp. 262-267).

Kolnel, R. P. D., Prahmana, R. C. I., & Arifin, S. (2015). Pengaruh pembelajaran matematika gasing pada materi geometri terhadap hasil belajar siswa kelas VII sekolah menengah pertama. Jurnal Numeracy, 2(1), 70-76.

Muhtadi, D., Sukirwan, Warsito, & Prahmana, R. C. I. (2017). Sundanese ethnomathematics: Mathematical activities in estimating, measuring, and making patterns. Journal on Mathematics Education, 8(2), 185-198.

Novita, R., Prahmana, R. C. I., Fajri, N., & Putra, M. (2018). Penyebab kesulitan belajar geometri dimensi tiga. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 5(1), 18-29.

Pomalo, Amir. 2015. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal-soal Operasi Campuran Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat. Jurnal Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan IPA.

Purwosusilo. 2014. Peningkatan kemampuan Pemahaman dan Pemecahan Masalah Matematik Siswa SMK melalui Strategi Pembelajaran React. Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2. ISSN 2356-3915

Sariningsih, R.,& Purwasih, R. (2017). Pembelajaran Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self Efficacy Mahasiswa Calon Guru. Jurnal JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 4(1),163-177.

Soedjadi. 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia (Konstansi Keadaan Masa Kini Menuju Keadaan Masa Depan). Dikti: Jakarta.

Sri Adi Widodo dan A. A. Sujadi. 2015. “Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Trigonometri”. Jurnal Sosiohumaniora. (Online) Tersedia: http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/sosio/article/viewFile/518/237 (diakses 29 Desember 2017).

Sriati Arti. 1994. Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa SMA: Pengkajian Diagnostik Jurnal Kependidikan. Yogyakarta: Lembaga Penelitian IKIP Yogyakarta.

Sugiyono. 2014. Metode Peneliian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutisna. 2010. Analisis Kesulitan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Pada Siswa Kelas IV MI Yapia Parung-Bogor. Skripsi, dipublikasikan. Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Wahyuni, Sri. 2016. Pembelajaran Sepanjang Hayat dan Pembelajaran dengan Pendekatan Konstruktivisme (Studi Kasus Pembelajaran Matematika). Jurnal Pendidikan Matematika Universtitas Muhammadiyah Purworejo


Article Metrics

Abstract has been read : 345 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/jems.v7i1.5290

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Edukasi Matematika dan Sains



Jurnal Eduaksi Matematika dan Sains (JEMS) terindeks oleh :

 

 


 

 

View JEMS Stats