Konseling individu untuk meningkatkan kepercayaan diri orang tua yang memiliki anak autis

Gangsar Ali Daroni, Munawir Yusuf, Abdul Salim, Gunarhadi Gunarhadi, Edy Legowo

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan konseling individu untuk menumbuhkan kepercayaan diri orang tua yang memiliki anak autis di SLB Autis Mitra Ananda Colomadu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang mana peneliti menjelaskan dan mendeskripsikan hasil temuan. Subyek dalam penelitian ini adalah orang tua anak autis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan observasi, metode analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif dan keabsahan data menggunakan metode trianggulasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konseling individu menggunakan teknik REBT dapat membuat orang tua sadar bahwa anaknya membutuhkan dukungan dari orang tuanya. Karena salah satu keberhasilan terapi untuk anak autis adalah dukungan dari orang tuanya. Dengan teknik logotherapy klien mulai memberikan nilai pada keadaan yang dia punya serta klien sadar akan karunia Tuhan yang diberikan kepadanya, dan dengan teknik humanistik, klien mulai mampu menerima kondisi anaknya. Hal tersebut membuat klien memiliki kepercayaan diri sebagai orang tua yang memiliki anak autis.


The purpose of this study is to know how the process of individual counseling implementation to foster self-confidence of parents who have children with autism in SLB Autis Mitra Ananda Colomadu. This type of research is descriptive qualitative in which the researcher describes and describes the findings. Subjects in this study were parents of children with autism. Data collection techniques using interviews, and observation, data analysis methods used in this study is interactive analysis and data validity using data triangulation method. The results of this study indicate that individual counseling using REBT techniques can make parents aware that their children need support from their parents. Because one of the successes of therapy for children with autism is support from their parents. With the logotherapy technique the client begins to give value to the circumstances that he has as well as the client is conscious of God's gift given to him, and by humanistic techniques, the client begins to be able to accept his child's condition. This makes the client has confidence as parents who have children with autism.

Keywords


konseling individu, percaya diri, orang tua autis

Full Text:

PDF

References


Astuti, D. B. (2015). Layanan Konseling Individu untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Diri Dalam Mengarahkan Karir Siswa MAN LAB UIN Yogyakarta. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Diperoleh dari : http:// digilib.uin-suka.ac.id/.

Danuatmaja, B. (2004). Terapi Anak Autis Dirumah (Jilid II). Jakarta: Puspa Swara.

Farida. (2015). Bimbingan Keluarga Dalam Membantu Anak Autis (Kehebatan Motif Keibuan). KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam. 6(1): 63-88.

Handika, I.W., Putri, & Suarni, N.K. (2014). Penerapan Konseling Rasional Emotif Dengan Formula ABC Untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa Kelas VIII 2 SMP Lavoratorium UNDIKSHA 2013/2014. e-journal Undiksa Jurusan Bimbingan Konseling. 2(1). Diperoleh dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=304202&val=1344&title=PENERAPAN%20KONSELING%20RASIONAL%20EMOTIFDENGAN%20FORMULA%20ABCUNTUK%20MENINGKATKAN%20PERCAYA%20DIRI%20SISWAKELAS%20VIII%202%20SMP%20LABORATORIUM%20UNDIKSHA2013/2014.

Maynawati, A.F.R, & Hidayati, A. (2017). Penyelenggaraan layanan konseling perorangan dengan pendekatan konseling rasional emotif behavior. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(2), 110-116. doi:10.25273/counsellia.v7i2.1867.

Purnomo, P.M. (2015). Penerimaan Orang Tua Terhadap Anak Penderita Autis Di Surakarta. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diperoleh dari http://eprints.ums.ac.id/34270/1/02.%20NASKAH%20PUBLIKASI.pdf.

Rahayu, A.Y. (2013). Menumbuhkan Kepercayaan Diri Melalui Kegiatan Bercerita. Jakarta: PT Indeks.

Rakhmawati, I. (2015). Peran Keluarga Dalam Pengasuhan Anak. KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam. 6(1): 1-18.

Siniscalco, D., Cirillo, A., Bradstreet, J.J & Antonucci, N. (2013). Epigenetic Findings in Autism: New Perspectives for Therapy. International Journal of Environmental Research and Public Health. 10: 4261-4273.

Sutopo, H.B. (2002). Metodologi Penelitian. Surakarta: UNS Press.

Triningtyas, D.A. (2013). Studi Kasus Tentang Rasa Percaya Diri, Faktor Penyebabnya Dan Upaya Memperbaiki Dengan Menggunakan Konseling Individual. Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 3(1). doi:10.25273/counsellia.v3i1.239.

Utari, P.A. (2011). Pengaruh Layanan Konseling Individu Terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Obesitas Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Singingi. Skripsi. Universitas Islam negeri Sultan Syarif Kasim. Diperoleh dari http://repository.uin-suska.ac.id/530/1/2011_2011890.pdf.

Younis, N.A., Almakanin, H.A., Alkhawaldeh, M.F., & Homidi, M.A. (2016). The Extent of Parents’ of Autism Children Knowledge of Behavior Modification as Perceived by Them. European Journal of Business and Social Sciences. 5(1): 33-39.

Yuwono, J. (2012). Memahami Anak Autis (Kajian Teori dan Empirik). Bandung: Alfabeta.


Article Metrics

Abstract has been read : 84 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/counsellia.v8i2.2904

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


Counsellia is Indexed By:


Counsellia Office:
Universitas PGRI Madiun
Program Studi Bimbingan dan Konseling
 

View Counsellia Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.