Profil tingkat percaya diri siswa SMK Muhammadiyah kota Yogyakarta

Hardi Prasetiawan, Wahyu Nanda Eka Saputra

Abstract


Percaya diri merupakan aspek penting bagi siswa dalam mengembangkan potensinya. Percaya diri merupakan keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya merasa mampu untuk bisa mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Tujuan Penelitian ini untuk mengatasi rendahnya percaya diri siswa. Metode Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian ini adalah rancangan penelitian pengembangan (research and development). Penelitian ini direncakan akan dilaksanakan selama satu tahun. Penelitian ini menggunakan lima tahapan, yaitu (1) studi pendahuluan; (2) perencanaan penelitian; (3) pengembangan produk awal; (4) uji lapangan terbatas; dan (5) revisi hasil uji lapangan terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari studi pendahuluan awal menunjukkan bahwa 6,72% siswa memiliki percaya diri kategori sangat tinggi, 23,04% siswa memiliki percaya diri kategori tinggi, 33,6% siswa memiliki percaya diri kategori sedang, 21,12% siswa memiliki percaya diri kategori rendah, dan 7,68% siswa memiliki percaya diri kategori sangat rendah. Seyogyanya hasil penelitian ini dapat menjadi panduan bagi konselor dalam upayanya meningkatkan percaya diri siswa.

 Abstract

Self confidence is an important aspect for students in developing their potential. Self-confidence is a person's belief in all aspects of the advantages it has and that belief makes it feel able to achieve the various goals in life. The purpose of this study is to overcome the low self-esteem of students. Methods This research using the design of this research is the design of research development (research and development). This study is planned to be implemented for one year. This study uses five stages, namely (1) preliminary study; (2) research planning; (3) early product development; (4) limited field testing; and (5) revision of limited field test results. The results showed that from the preliminary preliminary study showed that 6.72% of students had very high confidence category, 23.04% students had high self-confidence category, 33.6% students had moderate self-confidence category, 21.12% confident category low, and 7.68% students have very low confidence category. The results of this study should be a guide for counselors in an effort to improve students' self-confidence.

Keywords


Self confidence, SMK Muhammadiyah

Full Text:

PDF

References


Afiatin, T., & Martinah, S. M. (1998). Peningkatan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Konseling Kelompok. Jurnal Psikologika, 6: 67-79.

Al-Hebaish, S. M. (2012). The Correlation between General Self-Confidence and Academic Achievement in the Oral Presentation Course. Theory and Practice in Language Studies, 2 (1): 60-65.

Al-Uqshari, Y. (2005). Percaya Diri, Pasti. Jakarta: Gema Insani Press.

Balkis, M., Duru, E., & Bulus, M. (2012). Analysis of the Relation Between Academic Procrastination, Academic Rational/Irrational Beliefs, Time Preferences to Study for Exams, and Academic Achievement: A Structural Model. Euro Journal Psychology Education, 28: 825-839.

Hamdan, T. (2002). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara. Hamdan. (2009). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Motivasi Berprestasi pada Siswa SMUN 1 SetuBekasi,(Online),(www.gunadarma.ac.id/library/articles/graduate/psychology/2009/Artikel_ 10504066.pdf), diakses 19 Oktober 2015.

Harris, R. (2006). Embracing Your Demons: an Overview of Acceptance and Commitment Therapy. Psychotherapy in Australia, 12 (4): 2-8.

Hinton, M. J., & Gaynor, T. G. 2010. Cognitive Defusion for Psychological Distress, Dysphoria, and Low Self-Esteem: A Randomized Technique Evaluation Trial of Vocalizing Strategies. International Journal of Behavioral Consultation and Therapy, 6 (3): 164-185.

Lumpkin, A. (2004). You Can Be Positive, Confidence, And Courageous. Jakarta: Erlangga

Malahayati. (2010). Super Teen: Jadi Remaja Luar Biasa Dengan Satu Kebiasaan Efektif. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher.

Mastur, Sugiharto, DYP., & Sukiman. (2012). Konseling Kelompok dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 1 (2): 74-80.

Perry, M. (2005). Confidence Boosters: Pendongkrak kepercayaan Diri. Jakarta : Erlangga.

Siska, Sudardjo & Purnamaningsih, E. H. (2003). Kepercayaan Diri dan Kecemasan Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi, 2: 67-71.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta

Sri Wahyuni. (2014). Hubungan Antara Kepercayaan Diri dengan Kecemasan Berbicara di Depan Umum Pada Mahasiswa Psikologi. E-Journal Psikologi, 2 (1): 50-64.

Suhardita, K. (2011). Efektifitas Penggunaan Teknik Permainan Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Percaya Diri Siswa. Versi Elektronik. Edisi Khusus, 1: 127-138.

Tavani, C. M., & Losh, S. C. (2003). Motivation, Self-Confidance, and Expectations As Predictors of the Academic Performances Among Our High School Students. Child Study Journal, 33 (3): 141-151.


Article Metrics

Abstract has been read : 95 times
PDF file viewed/downloaded: 0 times


DOI: http://doi.org/10.25273/counsellia.v8i1.2248

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


Counsellia is Indexed By:


Counsellia Office:
Universitas PGRI Madiun
Program Studi Bimbingan dan Konseling
 

View Counsellia Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.